Breaking

Kamis, 08 November 2018

Gelar Aksi Demo Dikampus,Ternyata Ini Tuntutan Mahasiswa IAIN Kerinci


Jambideadline.con,KERINCI - Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli IAIN Kerinci menggelar aksi di kampus dua IAIN Kerinci pada Kamis, (8/11/2018). Aksi dimulai pada jam 9.00 WIB sampai jam 12.00 WIB.

Dari pantauan jambideadline.com, aksi berlangsung aman, tertib dan damai. Masa menuntut agar Rektor IAIN Kerinci memperbaiki sarana dan prasarana kampus yang terkesan terbengkalai seperti toilet, tong sampah, ruang belajar dan lain sebagainya.
Dandi Pranata, Mahasiswa IAIN Kerinci saat di konfirmasi via telpon membenarkan adanya aksi tersebut. Dia menjelaskan aksi di mulai dari lapangan kampus utama IAIN Kerinci kemudian lanjutkan ke depan rektorat IAIN Kerinci.

Ia juga menjelaskan bahwa ada tujuh point tuntutan dari Aliansi Mahasiswa Peduli IAIN Kerinci, mereka juga membawa petisi yang telah ditanda tangani guna untuk di hadapkan ke Rektor IAIN Kerinci.

"Dari beberapa persoalan ada tujuh tuntutan yang kami sampaikan di antaranya persoalan toilet, tong sampah, ruang belajar dan lain sebagainya. Aksi tidak akan kami hentikan jika tuntutan ini tidak dikabulkan, bahkan kami akan kembali turun aksi dengan jumlah masa yang lebih banyak lagi," tegasnya.

Arto Agustian, yang merupakan salah satu peserta aksi mengatakan setelah melakukan orasi didepan gedung Rektorat IAIN Kerinci, akhirnya masa diterima oleh pihak Rektorat yang langsung disambut oleh Rektor IAIN Dr. H .Y Sonafist, M.Ag dan menghasilkan beberapa point kesepakatan bersama.

"Kesepakatan dengan Rektor sudah kita buat secara bersama dan alhamdulillah Rektor juga berjanji akan segera menindak lanjuti tuntutan kami," ungkap pria yang akrab di panggil buya Joher ini.

Beberapa tuntutan Aliansi Mahasiswa Peduli IAIN Kerinci di antaranya :
1. Kebijakan rektor untuk mengadakan fasilitas belajar seperti adanya infokus minimal 5 buah setiap jurusan dan kursi serta meja belajar yang layak.
2. Mempercepat pembangunan ruang belajar agar mahasiswa tidak lagi belajar di ruangan yang bukan ruang belajar.
3. Kebijakan rektor untuk menjelaskan keberadaan mesin ATM BRI yang terletak di lantai 1 gedung rektorat, sampai kapan kita mengkonsumsi produk konvensional.
4. Kebijakan rektor untuk mengadakan tong sampah di depan gedung selingkup IAIN Kerinci.
5. Kebijakan rektor untuk merenovasi setiap toilet di kampus IAIN Kerinci.
6. Kebijakan rektor untuk mengadakan CCTV disetiap tempat parkir selingkup IAIN Kerinci.
7. Kebijakan rektor untuk memberhentikan DEMA IAIN Kerinci. (die/skm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman