Breaking

Senin, 26 November 2018

Harimau Mengamuk Di Gunung Raya,Warga Berlari Berhamburan



KERINCI – Warga Dusun Duo Tanah Teralih, Desa Selampaung, Kecamatan Gunung Raya, Kerinci, Minggu (25/11) mendadak gempar.
Hal ini terjadi dikarenakan masuknya seekor harimau yang berukuran besar, ke area pemukiman penduduk.

Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini seekor harimau berukuran besar tersebut, pertama kali muncul sekira pukul 13.00 Wib.

Bahkan harimau itu sempat mengejar warga. Edi, warga yang pertama kali melihat harimau langsung bergegas untuk melaporkannya kepada kepala dusun dan warga lainnya.

Kemudian sekira pukul 15.00 WIB, warga beramai-ramai menuju lokasi kemunculan harimau tersebut, untuk melakukan pengusiran.
Saat warga datang, harimau masih berada di lokasi awal kemunculannya. Naasnya, melihat kedatangan warga harimau itu bukannya lari, justru malah berbalik mengejar. Warga yang ketakutan langsung berhamburan menyelamatkan diri.
Kepala Dusun Duo Tanah Teralih, Daswari, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Dikatakannya, lokasi kejadian di Bukit Batu Pucuk, Selampaung.

“Saya merima laporan dari warga saya Edi, setelah itu saya dan warga langsung menuju ke lokasi untuk melakukan pengusiran, namun bukannya lari malah kami dikejar harimau tersebut” ungkapnya.

Ditempat terpisah, Kepala KPHP Kerinci, Nina Susanti, saat dikonfirmasi juga membenarkan adanya kejadian tersebut. Dikatakan Nina, pihaknya mendapatkan informasi itu dari warga.

“Anggota kita sedang turun ke lapangan untuk mengecek lokasi,” ujarnya singkat.

Pada 2016 lalu, kejadian serupa juga pernah terjadi. Saat itu, tiga harimau Sumatera masuk area perkebunan warga di Desa Selampaung.
Ketiga harimau tersebut masuk ke kebun milik Martadinata (43). Ia yang saat itu tengah mengupas kayu manis di kebun tiba-tiba diserang satu dari tiga harimau tersebut hingga terluka.

“Kejadiannya tadi siang. Awalnya 3 ekor harimau yang masuk ke kebun, tapi cuma 1 ekor yang menyerang korban,” ujar Boris, keluarga korban.
Beruntung, kata dia, korban berhasil meloloskan diri dari terkaman penguasa hutan ini. Karena saat itu korban memegang parang, yang dilepaskan ke kepala harimau.

Sehingga binatang buas itu akhirnya lari. “Sebelum berhasil lolos, korban sempat digigit dibagian paha, ada bekas gigitan beberapa lubang di paha. Tadi sudah dibawa ke Puskesmas Gunung Raya, lukanya sudah dijahit,”pungkasnya.(die)



Dikirim dari Redmi 3 sayai

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman