Breaking

Kamis, 13 Desember 2018

LAGI-LAGI BANJIR-BANJIR JERITAN WARGA DEPATI TUJUH

kerinci Jambi deadline...meluapnya sungai batang merao terutama wilayah kecamatan depati tujuh butuh perhatian serius dari pemerintahan kabupaten kerinci, beberapa tahu belakangan ini kecamatan depati tujuh selalu selalu dikejutkan dengan masalah banjir saat warga sedang tidur  terlelap tiba - tiba suara yang begitu menyeramkan dengan nada,  banjir, banjir,  dari beberapa warga setempat sehingga masyarakat berhamburan keluar untuk memastikan kejadian tersebut alhasilnya memang benar ucap salah satu warga yang enggan namanya disebut dimedia ini.

  adapun beberapa warga depati tujuh terutama warga desa kubang yang sempat dikonfirmasi oleh media ini berharap kepada pemerintah kabupaten kerinci , untuk mencari solusi dengan kejadian ini,  sudah beberapa tahun belakangan ini sungai batang merao tiap musim hujan selalu meluap dipemukiman penduduk,  namun tidak sedikit kerugian masyarakat dalam musibah ini,  apa lagi warga setempat sudah melakukan panen padi yang tersimpan didalam rumah apabila adanya banjir padi tersebut terendam oleh genangan air,  belum lagi ternak ayam, kambing,  sapi,  ungkapnya.

 babinsa desa kubang TNI. SERDA EDI HENDRI dengan upaya sekuat tenaga membantu warga wilayah binanya untuk mengerok dreinase yang tersumbat dengan sampah dengan alat seadanya demi kelancaran  aliran air yang melalui dreinase tersebut,  masyarakat sangat diuntungkan dengan keberadaan seorang babinsa yang selalu aktif dalam mengawasi dan melakukan pengamanan dan pembinaan pada wilayah binaan serda edi hendri.

 untuk itu masyarakat berharap kepada bupati kerinci adi rozal untuk  memperhatikan bencana yang ada didepati tujuh terutama masalah banjir yang kerap kali melanda desa kubang,  lubuk suli.ladeh dan koto lanang demi terciptanya kerinci lebih baik untuk kedepanya ya kami berharap perhatian khusus dari bupati kerinci untuk mencari solusinya supaya desa-desa kami tdak akan terulang lagi masalah banjir ungkapnya..( skm)...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman