Breaking

Kamis, 14 Maret 2019

Nah,Kunjungan KPK Ke Kota Sungai Penuh Disambut Demonstrasi,Ini Tuntutan Mahasiswa

jambideadline.com,SUNGAIPENUH, (Jambi) – Setelah menyambangi Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci rabu 13/03, Tim Koordinasi, Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI kamis 14/03 menyambangi Pemerintahan Kota Sungai Penuh dengan agenda yang sama. Namun kedatangan KPK kali ini langsung disambut oleh puluhan mahasiswa yang melakukan unjuk rasa dari organisasi KAMMI.
Para Pendemo datang saat sedang berlangsung pertemuan tertutup Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dengan walikota bersama beserta OPD Kota Sungaipenuh yang bertempat dikantor walikota Sungaipenuh.
Aksi demo tersebut dikawal ketat anggota Sat Pol PP sehingga para pendemo hanya sampai di batas pagar kantor walikota dan kesempatan melakukan orasi berlangsung sangat singkat.
Para pendemo dari kumpulan mahasiswa KAMMI hanya di berikan kesempatan untuk melakukan orasi selama lebih kurang 2 menit, dan pendemo hanya bisa berorasi diluar pagar kantor walikota.
Dalam orasi mahasiswa KAMMI, mereka meminta KPK mengusut tuntas harta kekayaan yang dimiliki walikota Sungai Penuh, yang berupa rumah mewah yang terletak di jalan tanah kampung begitu juga dengan SPBU atas nama Lendra (yang kabarnya merupakan Kader Partai demokrat).
Orasi yang disampaikan oleh para pendemo begitu jauh jaraknya dengan lokasi pertemuan tertutup antara Pemko Sungai Penuh dan KPK RI, sehingga sangat di sayangkan sikap Pol PP Kota Sungaipenuh yang dengan sengaja mengangkangi UU Dasar 1945 pasal 28 E ayat 1, yang berbunyi “setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat”. Belum selesai para pengunjuk rasa menyampaikan orasi, pihak keamanan juga kasat Pol PP langsung memberhentikan orasi tersebut dengan alasan waktu sudah habis.(tim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman