Breaking

Sabtu, 13 April 2019

Terungkap..! Ini Motif Pembunuhan Di Kayu Aro,Tersangka Tabrak Korban Menggunakan Mobil




KERINCI – Tersangka pembunuhan Afrizal warga Koto Kapeh, Siulak di Kebun Teh Kayu Aro belum lama ini akhirnya terungkap. Polres Kerinci berhasil menangkap pelaku bernama Almi (49) warga Desa Tanjung Bungo, Kecamatan Kayu Aro.
Tersangka merupakan seorang pedagang sayuran keliling di wilayah Kayu Aro. Kapolres Kerinci, AKBP Dwi Mulyanto mengatakan penangkapan pada, Rabu (10/4).
Kapolres  adapun motif pembunuhan tersebut yakni percintaan. Pelaku merasa cemburu karena korban dianggap menggangu istrinya. “Iya satu tersangka sudah kita tahan, atas nama Almi,” kata Kapolres saat press release dihalan Polres Kerinci, Sabtu (13/4/2019).
Hubungan korban dengan istri pelaku sudah terjalin selama 5 tahun.
“Sudah 5 tahun mereka menjalin cinta. Hingga terjadi pertemuan di aroma Peco antara JS (istri pelaku) dan korban,” ujar Kapolres.
JS menyampaikan ke suaminya, itu orangnya. Lalu AM menanjak gas mobilnya hingga menabrak korban. “Lalu mereka pulang, ketakutan dan gelisah hingga menceritakan ke saudara HK,” terang Kapolres
Hingga Polres Kerinci bertindak berdasarkan informasi dari masyarakat. Tersangka diamankan 8 jam setelah kejadian penemuan mayat Afrizal. Namun saat itu masih sebagai saksi.
Saat ini tersangka dan istrinya diamankan di Polres Kerinci. Sedangkan tersangka Almi di Mapolres Kerinci mengakui perbuatannya. Karena tidak tega melihat istrinya diancam akan dibunuh oleh korban.
Di Mapolres Kerinci, istri pelaku, Jasmani juga memberikan keterangan. Jasmani menceritakan awal kejadian tersebut dirinya memang sudah menjalin hubungan dengan korban. Hingga akhirnya Jasmani bertemu dengan korban di Aroma Peco. Beberapa jam disana saat mau pulang jam 4 sore dilarang korban.
“Mau diajak nikah saya dak mau. Lalu saya ngotot mau pulang, ditampar pipi,” ujarnya
Lalu Jasmani lari berteriak minta tolong. Kemudian datang pemuda setempat, namun tidak mendapat pertolongan. Lalu Jasmani sempat menelpon Haikal yang saat itu bersama pelaku. Kemudian Haikal dan pelaku datang menjemput jasmani. Sedangkan korban saat itu sudah tidak kelihatan.
“Saat dijalan kami melihat korban di jalan, saya bilang ito nyo (Afrizal), spontan suami saya tabrak,” ungkap Jasmani kepada polisi.
Polisi juga mengamankan barang bukti jaket korban, kalung, celana korban, dompet, celana dalam, baju, bekas tuak. Sedangkan barang bukti dari pelaku berupa jaket, mobil Suzuki carry yang digunakan untuk menabrak korban.
Atas perbuatannya, tersangka Almi terancam pasal 338 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (KP/dde)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman