Breaking

Rabu, 17 Juli 2019

Pengusaha Galian C Kerinci Akui Tanpa Izin,Pemerintah Kabupaten Kerinci Tutup Mata,Sejumlah Aktivis Akan Gelar Aksi Unjuk Rasa




Lokasi Galian C Siulak
Kerinci,-Aktivitas penambangan galian C ilegal hingga kini terus berlanjut di Kabupaten Kerinci. Selain merusak lingkungan, juga tidak mengantongi izin operasional. Aktivitas tersebut banyak merugikan warga. Apalagi akses jalan rusak dan membahayakan warga yang berkendara karena banyaknya tanah yang berjatuhan di jalanan oleh mobil yang mengangkut tanah dari galian C tersebut.Kegiatan tersebut lokasinya terbagi di kecamatan Siulak,Kayu Aro,Danau Kerinci,dan Kecamatan  Gunung Raya

Saat awak media ke lokasi menemukan kegiatan tersebut masih berlangsung, seolah tidak ada masalah di saat di datangi. Truk-truck dum  banyak sekali hilir mudik berseliweran keluar masuk lokasi galian liar tersebut.

Sayangnya, aktivitas melanggar hukum ini tak mendapat perhatian khusus dari pemerintah setempat. Bahkan dari pihak aparatur hukum wilayah Kerinci, seolah menutup mata adanya galian C yang tanpa ijin tersebut, sehingga pengusaha tak merasa takut beroperasional walau tanpa ijin sama sekali.Dan beberapa lokasi penambangan baru terus bermunculan.

Dari pantauan awak media Jambideadline.com, di beberapa titik lokasi penambangan galian c ilegal di Kabupaten Kerinci ini, sangat jelas terpantau penambang galian C yang diduga tidak ada izin resmi.

Namun meski tak berizin, penambangan dilakukan terang-terangan tanpa menghiraukan siapapun dan seolah olah tidak ada rasa takut. Kegiatan tersebut sudah berlangsung lama dan sudah terbiasa sehingga pelaku penambangan ilegal tersebut merasa aman aman saja, di lokasi penambangan, terpantau truk pengangkut hasil penambangan lalu lalang di jalan jalan dan di lokasi tambang. Tak hanya itu, penambangan ilegal tersebut juga menggunakan alat berat dalam satu lokasi sampai menggunakan dua (2) alat berat eskavator.


Lokasi Galian C Gunung Raya


Naning, selaku salah satu pengelola galian c liar yang telah beraktivitas bertahun-tahun di lempur, saat dikonfirmasi  mengakui keberadaan galian C tersebut memang tidak ada ijinya."Saat ini izinya dalam proses pengurusan,Tidak hanya diwilayah sini saja yang beraktivitas tanpa izin,coba cek diwilayah siulak juga bisa dipertanyakan iznnya sudah ada apa tidak,"ungkapnya.

Terkait lemahnya pengawasan dari Pemerintah Kabupaten Kerinci, Sejumlah Aktivis Kerinci akan  mempertanyakannya bahkan akan menggelar aksi demo dipemkab kerinci dan Polres Kerinci.  Terlebih  penambangan yang sudah beroperasi sekian lama tanpa mengantongi izin.

"Ada apa, kok  dibiarkan begitu saja? Saya juga mendapatkan informasi jika pemilik tambang ilegal juga menyetor sejumlah uang agar aktivitas ini tak diusik pemerintah daerah maupun aparat hukum.   Praduga apa benar atau tidak sehingga dibiarkan beroperasi,”terangnya.

Sumber berharap Bupati Kuerinci melalui Dinas terkait, agar memaksa pemilik tambang untuk berhenti merusak lingkungan, sekaligus menyeret pemilik tambang ilegal ke ranah hukum. " ini sudah banyak merugikan berbagai pihak,”pinta sejumlah aktivis Kerinci.(TIM)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman