Breaking

Minggu, 11 Agustus 2019

Kegiatan Proyek P3A BWS VI Jambi Tahun 2019 Desa Tanjung Pauh Mudik,Menuai Banyak Masalah


Kerinci, Kegiatan proyek swakelola BWSS wilayah VI jambi Tahun anggaran 2019 yang dilaksanakan dalam Wilayah Kabupaten kerinci mulai menuai masalah, hal ini diduga akibat lemahnya pengawasan dari tenaga pendampingan masyarakat (TPM) terhadap  kelompok Petani Penguna Air (P3A) yang Saat ini Sedang melaksankan Perbaikan Rehabilitasi dan Pembangunan saluran Air Persawahan.

Soni,warga Desa Tanjung Pauh Mudik, Kepada media ini mengatakan,sangat prihatin melihat pekerjaan pembangunan Saluran air sawah yang sedang dilaksanakan oleh para kelompok tani, yang pada Prinsipnya mereka tidak memahami teknis Konstruksi bangunan air, karena saat pelaksanaan tidak adanya terlihat Pekerjaan Galian Pondasi,sehingga  pekerjaan rawan terjadinya pencurian volume, kubikasi Beton  dan diperparah lagi keberadaan kelompok tani yang Melaksanakan kegiatan tersebut Tidak Jelas.Hal diduga bukanlah anggota Kelompok tani yang terdaftar dipemerintah Daerah kabupaten Kerinci (fiktif).

Salah seorang sumber kelompok tani yang namanya enggan disebutkan,mengatakan,bahwasannya kelompok tani yang dikelola sudah terdaftar Didesa Tanjung Pauh Mudik Kecamatan Keliling danau bahkan sudah jelas legalitasnya, akan tetapi tidak Pernah di libatkan dalam pelaksana kegiatan Pekerjaan P3AI Tersebut.

"Kami tidak pernah di libatkan dalam kegiatan tersebut,dan pekerja di tunjuk langsung oleh Kepala Desa Desa Tanjung Pauh Mudik,"Tegasnya.

Hingga berita ini dipublis, awak media ini belum ada Pihak BWS Sumnaetra VI Jambi bahkan Tenaga Penamping Masyarakat Yang dapat  dikonfirmasikan termasuk Kepala desa tanjung pauh Mudik.(tim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman