Breaking

Kamis, 15 Agustus 2019

Seluruh Pokja ULP Kerinci Mengundurkan Diri,Ada apa ? Askar : Tingginya Intervensi



Kerinci,-anggota Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) barang/jasa Kabupaten Kerinci dikabarkan mengundurkan diri saat proses pelelangan barang/jasa sedang berjalan rabu 15/08.
Pengundurun seluruh anggota pokja ULP Kerinci diungkapkan langsung oleh Askar Jaya Kepala Bagian Ekobang Kabupaten Kerinci saat wawancara doorstop dengan awak media ini kamis 16/08.
Askar mengatakan bahwa benar adanya pengunduran diri yang dilakukan oleh seluruh anggota pokja ULP Kerinci dengan alasan mereka tidak kuat dengan tingginya intervensi dari berbagai pihak dalam proses pelelangan barang/jasa.
“Benar pokja kita mengundurkan diri kemaren dengan alasan tingginya intervensi dari berbagai pihak dalam proses pelelangan (tender), hingga mereka merasa tidak nyaman dalam bekerja,” terang Askar.
“Namun, lanjut Askar Pokja tidak boleh berhenti begitu saja karena yang mengangkat pokja itu Bupati, jadi sepanjang belum ada ketetapan hukum dari bupati maka mereka tidak boleh lari dari tanggung jawab. Langkah selanjutnya saya akan menyerahkan surat pengunduran diri mereka kepada bupati, jika diterima pengunduran diri mereka maka ada pihak lain yang akan melanjutkan proses tugas pokja ULP,” ungkap Askar.
Saat ditanya tentang adanya isu dari pihak rekanan yang mengatakan dia ikut bermain dalam proses penentuan pemenang lelang pengadaan barang/jasa di ULP Kerinci Askar langsung menjawab bahwa hal tersebut bukan isu lagi melainkan pernyataan dari Dinas Kesehatan Kerinci.
“Itu bukan isu lagi, itu kan pernyataan dari dinas kesahatan, salah bentuk protes mereka tehadap pokja dan saya. Maka untuk itu saya perintahkan batalkan semua paket yang ada dinas kesahatan Kerinci berapapun itu karena saya tidak mau dikatakan ikut bermain, dan saya tidak mau di sendera oleh isu yang seperti itu” cetus Askar.
Dilain tempat rekanan yang akrab dipanggil “pak Ang” mengeluhkan tentang adanya kesalahan dalam proses pelelangan (tender) pengadaan barang/jasa di ULP Kabupaten Kerinci. Pak A’ang menuturkan bahwa dia ikut lelang disalah satu OPD dan kemudian perusahaan yang dia usulkan diberi undangan melalui LPSE Kerinci untuk mengikuti tahap selanjutnya namun naas pada jam 09.00 malam harinya undangan yang tadinya di lampirkan di LPSE sudah hilang.
“Untuk itu saya kesini mau mencari pak Askar, kenapa perusahaan yang saya bawa tadinya di undang kok jam sembilan malam bisa hilang, siapa yang bermain.” ungkap pak Ang.(die)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman