Breaking

Rabu, 25 September 2019

Proyek Irigasi Sumur Anyir Tanpa Papan Merek Dan Gunakan Material Pondasi Lama Di Soal Oleh Warga


Sungai Penuh,-Pekerjaan Proyek saluran irigasi di Dusun Koto Pinang Desa Sumur Anyir Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, disoal oleh warga setempat.

Pasalnya, pekerjaan proyek tersebut sudah berjalan hampir dua Minggu dan sudah mencapai 60% Tanpa dipasang Papan Nama pekerjaan.

Warga Dusun berinisial AR menyoroti proyek yang dibangun pemerintah daerah dianggap proyek siluman, dimana pembangunan proyek saluran irigasi yang terletak di RT 008, Dusun Koto Pinang, Desa Sumur Anyir Kecamatan Sungai Bungkal tidak terpasang papan nama informasi proyek saat melaksanakan kegiatan pekerjaan.

“Proyek yang dikerjakan tanpa menggunakan papan nama itu indikasinya sebagai trik untuk membohongi masyarakat agar tidak termonitoring besar anggaran dan sumber anggaran,” tegas ARsalah seorang warga.

"Semestinya pihak pemborong atau pihak kontraktor harusnya memberikan surat pemberitahuan kepada pihak pemerintah Desa dan pihak pengairan, kalau ada masyarakat bertanya ini proyek  apa?,"ungkap nya.

Ia sangat menyayangkan seperti pengawas lapangan memonitoring dan menegur rekanan agar memasang papan informasi proyek saat di mulai pekerjaan.

“pemasangan papan nama proyek merupakan implementasi azas transparansi, sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengawasan, sesuai amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan,” ucapnya.

Sementara itu,Ketua LSM Getar Harmo sangat menyayangkan, Kualitas pekerjaan Proyek saluran irigasi tersebut, diduga ada ada yang menggunakan pondasi lama dan material yang digunakan merupakan material batu pondasi lama .
"Pantauan kami dilokasi,kegiatan proyek ini diduga menggunakan material batu pondasi lama,dan pondasi juga pondasi lama,"ungkap Harmo.(die)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman