Breaking

Jumat, 18 Oktober 2019

Aneh ! Didenda Dirumah Adat,Cakades Tetap Lolos Administrasi




SungaiPenuh,-Permasalahan pilkades Desa Sumur Anyir kini tengah menjadi polemik ditengah masyarakat.Pasalnya,salah satu bakal calon Kepala Desa yang digugat pernah di sanksi adat, yang bertempat dirumah adat Dusun Empih, Desa Sumur anyir.Namun tetap lolos administrasi pencalonan pilkades serentak tahun 2019.

Tak hanya itu,bahkan ketua panitia pilkades Sumur Anyir yang selaku  orang adat juga ikut memberi sanksi kala itu.

"Yang bersangkutan pernah disanksi adat pada tahun 2014 yang lalu dirumah adat,dan saksi juga banyak,sehingga yang bersangkutan juga membayar denda adat.Saya lebih baik berhenti dari panitia pilkades dari pada berhenti dari bagian dari orang adat,"ungkap bahardi sami ketua pilkades sumur anyir.

Mencuatnya permasalahan ini memancing sejumlah aktivis angkat bicara dimedia sosial.Seperti yang di ungkapkan jonafrizal jon,"Percuma pakai Perwako!! .Hal yang sama juga diungkapkan,Aldi agnopiandi mengomentari status ardie wiranata.Menurutnya,"gugat perwakonya,perwako perlu ditinjau kembali," ungkapnya .

Dari informasi yang dihimpun,salah seorang bakal calon kepala desa menggugat bakal balon kades yang  lain yang terlibat aktif di partai politik dan bakal calon kades yang pernah di sanksi adat. (tim)






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman