Breaking

Sabtu, 30 November 2019

Pembangunan Jembatan DiJalan Nasional Diduga Dikerjakan Asal Jadi,ikhsan : Kita Lapor !





Kerinci – Pekerjaan Proyek pembangunan jembatan dijalan Nasional Sungai Penuh – Leter W, yakni Paket kegiatan, Penggantian Jembatan Siulak I (Satu), Panjang Efektif 15 meter, nilai kontrak Rp 5.186.310.000 – (Rp 5,1 M Lebih), dibiayai oleh APBN tahun anggaran 2019, kembali menuai masalah.

Pantauan jambideadline.com dilapangan, Minggu (25/11/19) sekitar pukul 14:00 Wib, selain dugaan pekerjaan jembatan asal jadi, malah kawat bronjong digunakan sangat halus dan tidak sesuai standar proyek Nasional di BPJN IV Jambi.

“Sangat nampak kotor pelaksaanan pekerjaan dilaksanakan CV Adhi Karya dari bawah kolong jembatan. Penyangga jembatan malah menggunakan ABT lama dan batang kelapa masih melintang dibawah kolong.

Selain, patahan beton lantai jembatan dibiarkan masih menempel di budsmen lama juga terjadi penyempitan aliran sungai dibawah jembatan,” ujar ikhsan LSM pegiat anti korupsi.

Untuk itu, diminta aparat penegakan hukum untuk segera melakukan penyidikan terhadap pelaksanaan pekerjaan proyek jembatan Nasional ini.

Ikhsan menambahkan,pekerjaan yang seperti ini menggunakan uang negara hingga milyaran rupiah harus wajib dilaporkan,karena mutunya sangat jauh dar yang diharapkan hingga merugikan masyarkat kerinci.

"inikan sangat jelas dikerjakan asal jadi,orang awam saja juga bisa menilai mutu pekerjaan,yang sepertilah yang wajib kita laporkan,termasuk pengawas dan Ppknya harus bertanggung jawab,"ungkap ikhsan tegas.

Hingga berita ini dipublish belum ada klarifikasi dari pihak  dari pihak pengawas maupun , Ppk jembatan dijalan nasional sungai penuh-letter w.(die)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman