Breaking

Jumat, 22 November 2019

Wah,Buka Jalan Baru Dinas PUPR Kota Sungai Penuh Diduga Belah Kawasan TNKS




SUNGAIPENUH –Pembangunan pekerjaan Pembukaan jalan baru oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Sungai Penuh didduga telah  membelah area hutan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Pembukaan jalan baru ini terjadi di hutan
 peningkatan jalan jembatan dua -Renah Padang tinggi desa sungai ning,Kecamatan Sungai Bungkal,Kota Sungai Penuh.
“Berdasarkan pengamatan kami di lapangan, pembukaan jalan baru itu sekitar 700 meter sudah masuk kawasan TNKS. Pengamatan kami lakukan melalui GPS dan sudah melewati patok batas TNKS,” Ungkap Harmo karimi aktivis LSM Getar.
Menurut Harmo, saat pengamatannya beberapa hari ke belakang itu, alat berat masih di lokasi guna melakukan pembukaan jalan baru yang sudah masuk dalam kawasan TNKS.
“Di sana masih ada alat berat. Di daerah itu bukan kawasan hutan di bawah naungan provinsi. Tapi lebih berbahaya dan merupakan pelanggaran berat, karena sudah masuk kawasan TNKS,” jelasnya lagi.
 Ia menyayangkan proyek pembukaan jalan baru yang diduga sudah membelah TNKS. Dirinya juga akan melaporkan ke Menteri Kehutanan agar turun ke Kota Sungai Penuh dan mendesak pihak TNKS memproses hukum para pelaku yang melakukan pengrusakan TNKS.
“Kami sudah ke lapangan, melihat pembukaan jalan baru di Desa Sungai Ning, sudah menembus kawasan hutan. Jika kawasan hutan yang ditembus itu kawasan TNKS, kami minta Menteri Kehutanan turun. Kalau ada pelanggaran hukum, kami akan mendesak Menhut dan TNKS memproses secara hukum. Jangankan membedah TNKS, ranting satu batangpun tidak boleh dirusak di kawasan itu,” tegas Harmo Karimi .
Ia menegaskan,akan melaporkan pihak PUPR Kota sungai Penuh dalam hal ini Kepala Bidang Bina Marga harus bertanggung jawab penuh.
"Prosesnya tidak semudah membalikkan telapak tangan lo,harus ada kajian dan uji amdal terlebih dahulu,apalagi ini hutan yang dilindungi,kita akan siapkan laporannya,"jelasnya lagi
Sementara itu Kepala Resort Bukit Tapan arifin dikonfirmasi jambideadline.com mengatakan,bahwa dirinya beserta tim sudah turun kelokasi untuk cek langsung kebenarannya.
"Iya mas,sudah kita cek kelapangan dan hasilnya sudah kita laporkan ke kepala seksi,"jelasnya.(Die)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman