Breaking

Sabtu, 21 Desember 2019

Aktivis Senior M.Sidik Akui Dengan Penuh Emosi, Dua Pejabat PUPR Dan Staf Kejar Oknum Wartawan




Sungai Penuh,-Permasalahan Salah seorang oknum Wartawan liputan Sungai Penuh, dari salah satu media Provinsi Jambi hampir menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah  Dua pejabat beserta staf di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Sungai Penuh, Jum'at siang (20/12/2019),mendadak viral dimedia sosial.Pasalnya, dengan kejadian tersebut,menyulut amarah sejumlah wartawan liputan wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

M salah satu korban kepada jambideadline.com menuturkan, pada Jum'at siang dirinya ke kantor PU Kota Sungai Penuh dengan tujuan mempertanyakan soal proyek drainase di depan rumahnya, karena sudah digali, tapi tidak diselesaikan, sementara jembatan depan rumah sudah dirubuh. 

Sampai di PU, korban duduk di kantin dan bertemu dengan Birul (Kasi di BM, yang bertanggung jawab atau PPTK) dan Kabid BM, Alex. Lalu dia mempertanyakan ke Birul kenapa proyek tersebut tidak diselesaikan. Lalu dia mengatakan bahwa dirinya baru tahu setelah opname dan tunggu koordnasi untuk tambahan volume. 

"Selain Birul, saya juga menanyakan hal itu ke Alex. Dia menjawab tanya ke Martin (Kadis PU). Alex mengatakan kepada saya bahwa untuk penghitungan bukan urusan awak (kamu), ado tau caro ngitung volume," terang M, sambil menceritakan kejadian tersebut. 

Karena tidak mendapat jawaban kapan kepastian penambahan volume proyek irigasi tersebut. M mengatakan biar dibangun dengan dana pribadi. Seketika Alex naik emosi dan menghempas gelas juice hingga tumpah. Pegawai Bina Marga juga langsung emosi mengejar M hingga ke halaman kantor PU.

Sementara itu,aktivis senior Kerinci M Sidik kepada jambideadline.com membenarkan kejadian Dua pejabat Dinas PUPR Kota Sungai penuh beserta Staff mengejar oknum Waratawan Inisial 'M' hingga keluar pekarangan Dinas PU.

"Saya melihat sendiri sejumlah pegawai dan Pejabat Dinas PUPR Kota Sungai Penuh berlarian mengejar salah satu wartawan dengan penuh emosi.Dan juga saya siap bersaksi nantinya apabila kejadian ini dilaporkan,"ungkap M Sidik.(Die)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman