Breaking

Minggu, 12 Januari 2020

Benarkah Hilangnya Ikhsan Al-Mughoni Dihutan Danau Kaco Hanya Sandiwara ?







KERINCI - Teka - teki hilangnya Ikhsan Almughonni (17) siswa SMAN 2 Sungai Penuh warga Karya Bhakti kecamatan Pondok Tinggi kota Sungai Penuh Jambi di kawasan danau kaco (1/01/2020) masih menyisakan misteri yang belum terpecahkan hingga hari ini, bahkan warga Kerinci dan Sungai Penuh terus saja memantau perkembangan informasi terbaru, terlebih lewat media sosial yang selalu update tentang proses pencarian hilangnya remaja asal Pondok Tinggi tersebut.

Bahkan baru - baru ini warga Kerinci dan Sungai Penuh maupun netizen gempar setelah mencuatnya berita terkini di salah satu tv online yang mengabarkan bahwa Almughonni bukan hilang di danau kaco, tayangan yang berdurasi 3:04 menit tersebut menuai kontroversi, hingga detik ini telah ditonton lebih dari 11 ribu.


Berita yang ditayangkan tv online tersebut disampaikan Amzon Efendi salah seorang utusan dari adat lekuk 50 tumbi Lempur yang mengatakan Al ditenggarai bukan hilang di danau Kaco, melainkan dibawa temannya ke Jambi, namun dirinya tidak menyebutkan siapa teman Al yang dimaksudkan. pernyataan Amazon Efendi tersebut dikeluarkan Sabtu 11 Januari 2020 di hadapan keluarga Al dan para tokoh Pondok Tinggi.Berikut sebagian cuplikan pengakuan Amzon Efendi.

" Petunjuk Al tidak berada di hutan, mungkin Al menghilang  karena ada sandiwara karena ada kunjungan, kehadiran Al beserta teman - temannya ini ke danau kaco, temannya yang dari Jambi 4 orang atau 5 orang tersebut tidak sepengetahuan temannya yang dari Kerinci, seolah si Al tidak kenal kawannya datang dari Jambi" Kata Amzon Efendi yang juga mengatakan bahwa Al sempat ngobrol dengan kawannya yang dari Jambi lalu mengikutinya.

Sementara itu, Kapolsek Gunung Raya IPTU Hustoto saat dikonfirmasi jambideadline.com terkait kebenaran informasi tersebut mengatakan, informasi tersebut sumbernya dari orang yang kemasukan roh, lebih tepatnya lagi salah satu hasil dari ritual adat lekuk 50 tumbi Lempur atau bagian dari usaha adat masyarakat setempat untuk mencari dan menemukan Almughonni yang hilang, walau bagaimanpun  hal tersebut menurut kapolsek ini bukanlah ilmu pasti dan tidak bisa dipastikan secara logika, meski demikian pihaknya akan tetap menjaring informasi tersebut sebagai informasi dan masukan.

" Iya, informasi tersebut seperti biasa dari yang kemasukan roh, namun tetap jadi pertimbangan kami, saya selaku kapolsek tetap akan mencari kedalam maupun keluar, dan saya tetap akan melacak" kata Kapolsek singkat.

Kapolsek juga menambahkan, hingga hari ini pasca dibubarkan tim SAR gabungan, pencarian Almughonni masih tetap dilakukan oleh masyarakat setempat dibantu oleh Polri dan TNI.

" Benar, hingga saat ini masyarakat yang dibantu oleh Polri dan TNI masih melakukan penyisiran kawasan danau kaco" pungkasnya.

Seperti diketahui, bahwa masyarakat adat lekuk 50 tumbi selama ini berperan aktif semenjak Al dinyatakan hilang di danau Kaco, bahkan mereka telah mengorbankan tenaga dan pikiran selama proses pencarian Al.

Terlepas percaya atau tidaknya kita dari informasi keberadaan Al tersebut, itu pun tergantung kita semua menganalisa dan mencerna serta kembali  pada diri kita masing - masing.Tentu kita semua berharap Ikhsan Almughonni ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat walafiat, karena hingga hari ke 11 pasca hilangnya Al, berbagai usaha dan upaya telah dilakukan namun sama sekali membuahkan hasil. Wallahu A'lam. (die)

Editor : Ardie Wiranata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman