Breaking

Kamis, 30 Januari 2020

Nah,Dewan Kerinci Wacanakan Hak Angket



KERINCI – DPRD Kabupaten Kerinci mewacanakan membuat hak angket terkait dengan belum dilantiknya Kadis Dukcapil. Karena berdampak pada pelayanan publik yang terganggu, bahkan terhenti total di Dukcapil Kerinci.  


Ancaman ini disampaikan anggota DPRD Kerinci, Mensediar. Ini berdasarkan usulan beberapa fraksi agar segera melantik salah seorang Kades hasil Pilkades tahun 2016 lalu, yang sampai saat ini belum juga dilantik, dan juga Kadis Dukcapil yang juga belum definitif sehingga berdampak pada pelayanan masyarakat.

Mensediar mengatakan, pihak DPRD KErinci telah menyampaikan rekomendasi hasil hearing Komisi I dengan instansi terkait, hasilnya merekomendasikan agar Kadis dan Kades segera dilantik. Jika tidak ditindaklanjuti tanpa alasan yang jelas, maka pihak DPRD Kerinci bisa saja membuat hak angket untuk mengetahui apa sebenarnya menjadi masalah.

"Dewan akan gunakan hak angket kalau Bupati tidak menindaklanjuti dan memproses dua masalah ini. Dampaknya sangat luar biasa, karena masyarakat yang berurusan di Dukcapil berhenti total," paparnya.

Namun dewan menyerahkan sepenuhnya ke bupati Kerinci terkait proses secara teknis.

"Proses sudah kita laksanakan, tapi sampai saat ini belum direspon kepala daerah. Pelayanan terganggu dalam satu pekan ini, maka bisa saja kita lakukan hak angket. Beberapa dewan juga telah sepakat," ujarnya.


Joni Efendi, Anggota Komisi I DPRD Kerinci mengatakan, bisa saja dewan menggunakan hak angket untuk mengetahui kenapa Kadis Dukcapil yang telah di SK kan oleh Mendagri ini belum juga dilantik.

"Kami di komisi, sudah hearing dengan Dukcapil. Setelah diteliti berkasnya, semua sudah terpenuhi. Seharusnya Bupati melantik dan melaksanakan perintah Mendagri," ujarnya.

Sama halnya dengan kepala Desa Sungai Deras, yang sudah empat tahun terpilih namun sampai saat ini tidak kunjung dilantik.

“Maka kalau dilihat sudah ada beberapa aturan yang telah dilanggar, maka dewan tentu akan minta penjelasan ada apa sebenar yang jadi masalah. Kita setuju saja kalau ada teman-teman yang mewacanakan hak angket," tandasnya. (tim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman