Breaking

Jumat, 28 Februari 2020

Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah PPK Se- Kota Sungai Penuh, Ir. Irwan : Integritas Adalah Harga Mati






SungaiPenuh,- Sabtu (29/2). Bertempat di Aula Hotel Arafah Sungai Penuh sedikitnya 40 orang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dilantik. 40 orang orang ini berasal dari 8 Kecamatan  di Kota Sungai Penuh dimana nantinya ditempatkan masing-masing lima orang per kecamatan.

Acara pelantikan ini dilakukan oleh Ketua KPU Kota Sungai Penuh Ir. Irwan dengan disaksikan oleh Walikota Sungai Penuh Dr. Ayafri Jaya Bakrie beserta jajaran Forkopimda Kota Singai Penuj, para camat, para kepala dinas instansi terkait dan BAWASLU Kota Sungai Penuh. Pada kesempatan ini Walikota Sungai Penuh Asyafri Jaya Bakri dalam sambutannya mengharapkan agar penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Guberjur Provinsi Jambi, Walikota dan Wakil Walikota Sungai Penuh dapat berjalan jujur, adil, aman dan damai serta tentu saja lebih berkualitas di bandingkan dengan pemilihan umum yang telah dilaksanakan sebelumnya.




Sementara itu ketua KPU Kota Sungai Penuh Ir. Irwan dalam sambutannya mengatakan, pelantikan para PPK ini bukan sekadar seremoni belaka melainkan ada makna dan tanggung jawab yang harus diemban oleh masing-masing pribadi.

 “Kami pilih sesuai kualitas dan aturan yang ada. Bagi PPK di 8 Kecamatan ini bertugaslah sesuai aturan, bekerjalah dengan cerdas dan jadilah selalu pribadi yang jujur dalam melaksanakan tugas. Pada momen Pilgub dan pilwako ini agar melaporkan setiap detail apa yang terjadi di seluruh kecamatan di Kota Sungai penuh, dan yang lebih penting yang kami harapkan adalah integritas adalah harga mati,” jelas irwan tegas.

Setelah pelantikan, anggota PPK menandatangani Pakta Integritas yang berisi 12 poin yaitu, 

 Menyelenggarakan Pemilihan berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil secara profesional, efektif dan eflsien. 

 Melaksanakan semua tahapan penyelenggaraan Pemilihan di tingkat kecamatan yang telah ditetapkan oleh KPU, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota dengan sungguh-sungguh, terbuka dan penuh tanggung jawab.Memperlakukan secara adil, imparsial dan non-partisan kepada peserta Pemilihan dan para pihak yang memiliki preferensi politik tertentu tanpa terkecuali. Membuka akses publik untuk mendapatkan sosialisasi, informasi dan berpartisipasi dalam setiap tahapan Pemilihan. 

Melakukan pengawasan dan supervisi terhadap PPS dan KPPS. 
Berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mensukseskan dan meningkatkan kualitas Pemilihan, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip kemandirian, imparsialitas non partisan dan adil. 

 Menolak pemberian, permintaan dan pteanjian dalam bentuk apapun baik secara langsung atau tidak langsung yang memberi harapan yang menyimpang dari prinsipprinsip Pemilihan yang jujur dan adil bagi peserta Pemilihan, calon serta pihak-pihak yang memiliki preferensi politik tertentu. 

Mencegah dan tidak melakukan praktek korupsi, kolusi dan nepotisme. 

Mencegah tteadinya pelanggaran Pemilihan oleh peserta, simpatisan, masyarakat, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

Melakukan pencegahan dan penegakan kode etik terhadap pelanggaran setiap tahapan penyelenggaraan Pemilihan. 

Membantu KPU Kabupaten/ Kota dalam menyelenggarakan Pemilihan. 

Bekerja sampai pada berakhirnya mandat jabatan dengan sepenuh waktu, jujur dan adil. 

Apabila saya melanggar apa yang tercantum dalam Pakta Integritas ini, saya bersedia dikenakan sanksi moral, sanksi administrasi, dan dituntut sesuai Ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. 

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembekalan yang disampaikan para Komisioner. (Die)

Editor : Ardie Wiranata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman