Breaking

Kamis, 27 Februari 2020

Proyek Pustu Di Semumu Diduga Fiktif, Dewan Diminta Panggil Dinkes Serta Pihak Yang bertanggung Jawab




Kerinci,-Proyek pengerjaan Pustu di Desa Semumu dibawah Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, diduga ada yang fiktif.

Informasi dihimpun Jambideadline.com, proyek ini dibangun melalui Dana APBD Kerinci, senilai Dua Ratus Juta lebih.Namun pengerjaan proyek ini tidak selesai hingga batas waktu yang sudah ditetapkan, dan dan pencairan proyek tersebut sudah seratus persen.

"Kami menduga proyek tersebut ada yang fiktif,dimana pihak rekanan akan mencari keuntungan yang lebih,"ungkap sumber.

Aktivis senior Salimin mengatakan, dari pantauan pihaknya kelokasi ada beberapa item yang tidak dikerjakan antara lain, Listrik dan tiangnya tidak dipasang, sumur BOR beserta pipa luar dan dalam tidak terpasang, kemudaian keramik bagian luar ada yang tidak terpasang.

"Inikan aneh dan patut dipertanyakan. Dan mulai dari pengawas, PPK beserta pengguna anggaran harus bertanggung jawab mengenai masalah ini," ungkap salimin.

Sebelumnya tokoh masyarakat Depati tujuh Erduan, jika melihat data yang ada, proyek senilai Rp 200 juta lebih itu, harusnya sudah rampung pada tahun 2019 yang lalu.

“Mestinya semua Item proyek ini sudah beres pada tahun 2019 yang lalu, tapi rekanan tak mampu menyelesaikan pekerjaannya. Jika dilihat dari realisasi fisiknya, proyek itu diperkirakan baru rampung 60-70 persen." ungkapnya.



Terpisah, Anggota DPRD Komisi I Jony Efendi diminta tanggapan megenai perihal proyek tersebut, dirinya mengatakan siap kapan saja untuk mengawasi jalan pembangunan sesuai tugas dan fungsi dewan untuk melakukan hearing.

"Kita akan mengupayakan menjadwalkan nya, nanti kita koordinasi dulu dengan sekwan, dan kita juga ingin tau apa sebenarnya yang terjadi di proyek pustu di Desa Semumu tersebut,"ungkapnya.(Die)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman