Breaking

Rabu, 12 Februari 2020

Wali Murid Menjerit, SMAN 4 Kerinci Diduga Pungut Biaya Pensi



Kerinci,-Saat gencarnya pemerintah pusat dan intruksi Presiden RI Joko Widodo begitu kerasnya untuk pemberantasan Pungli dan akhirnya membentuk TIM SABER PUNGLI, namun sepertinya hal ini tidak berlaku di Sekolah SMA NEGERI 4 Siulak Kabupaten Kerinci tetap saja melakukan pungutan kepada siswa-siswi nya dengan modus kali ini pungutan nya untuk pentas Seni (Pensi) di sekolah.

Tak tanggung-tanggung nominal yang di minta persiswa-siswi beragam kelas I sebesar Rp 125.000 Kelas II Rp. 150.000 dan kelas III Rp. 210.000  dengan tujuan untuk pergelaran pentas Seni yang akan di dilakukan oleh sekolah SMA NEGERI 4 Kabupaten Kerinci.

Hal ini terungkap dari 'ZA' salah satu dari  orang tua Murid di SMA NEGERI 4 Kabupaten Kerinci mengatakan kepada awak media ini, pungutan kali ini sangat memberatkan bagi wali murid yang berpenghasilan menengah kebawah.

"Pungutan biaya yang terjadi di SMA NEGERI 4 Kerinci kali ini sangat lah tidak wajar, apalagi pungutan tersebut hanya untuk pergelaran Pentas Seni (Pensi)," ungkapnya.


Ia menambahkan, agar pihak sekolah meninjau kembali biaya pungutan tersebut jika hanya untuk persiapan pergelaran pentas seni.

"Kita meminta kepada pihak SMA Negeri 4 Kerinci agar dapat memikirkan kembali pungutan tersebut, apalagi hanya untuk pergelaran pentas seni. Menurut saya pelaksaan pentas seni di sekolah bisa menggunakan uang sekolah, tidak perlu melakukan pungutan kepada Orang Tua Murid," harapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 4 Kerinci Khusaini dikonfirmasi media ini via ponselnya tidak dijawab meskipun nada dering terdengar aktif (Die)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman