Breaking

Minggu, 01 Maret 2020

Pekerjaan Jalan Lolo Gedang - Pondok Tuai Banyak Masalah, dan Diduga Dikerjakan Asal Jadi




Kerinci,-Proyek jalan aspal jenis lapen menghubungkan Desa Lolo Gedang - Pondok Kecamatan Bukit Kerman Kabupaten Kerinci diduga dikerjakan asal jadi dan menuai banyak masalah.

Berdasarkan pantauan jambideadline.com dilokasi material aspal sudah banyak yang terkelupas. Pada hal, proyek tersebut baru selesai dikerjakan pertengahan januari tahun 2020 yang lalu, sementara pekerjaan proyek tersebut dianggarkan pada tahun  2019.Bahkan, saat hujan, air tegenang di bahu jalan tak berkualitas itu.

Tak hanya itu, sisi kiri maupun kanan di bahu jalan tanpa disiram material aspal dan batu material yang digunakan tidak sesuai dengan spesifikasi. Akibatnya, jalan cepat rusak.

Selain itu, papan informasi proyek tidak dipasang di lokasi kegiatan. Sehingga masyarakat pun tidak mengetahui secara pasti informasi terkait pekerjaan tersebut.

Salah seorang Warga Desa Lolo Gedang yang enggan disebutkan namanya mengatakan, hampir semua titik di ruas jalan lapen yang dikerjakan tak sesuai yang diharapkan. Material aspal terkelupas. Kondisi itu kata dia, disebabkan karenabeberapa material seperti batu dengan jenis 2/3 tak dimasukan oleh kontraktor pelaksana.

“Benar pak. Ada beberapa material sengaja tidak digunakan seperti jenis batu 2/3. Kami juga tidak tahu. Apakah aturan bisa atau tidak,” ujarnya kepada jambideadline.com.

Ia berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Bidang Bina Marga (PUPR) Kabupaten Kerinci agar segera turun ke lokasi untuk mengecek kondisi proyek tersebut.


Informasi yang diperoleh awak media jambideadline.com bahwa nomenklatur proyek tersebut merupakan Jalan Lapen Lolo Gedang - Pondok (Lanjutan) dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp. 1,9 Miliar dalam laporan LPSE tak dicantumkan pemenang tender meski lelang dan pekerjaan telah dilaksanakan.(Die)

Editor : Ardie Wiranata




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman