Breaking

Senin, 13 April 2020

Jangan Lupakan PERS, Mereka Harus Menjadi Bagian Dalam Fostur Anggaran Covid-19



Peran media dalam menyuguhkan informasi tentang pemberitaan Covid-19, juga dinilai sebagai bagian terpenting dalam menyampaikan informasi tentang bahaya covid-19, kepada masyarakat.
Terkait hal ini, anggota komisi III DPR-RI dari Partai Golkar Supriansa, SH, MH Dapil Sul-Sel.ll mengingatkan pemerintah, jangan melupakan peranan lembaga pers nasional. Mereka harus menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam fostur anggaran covid 19 senilai Rp405,1 T. Pemerintah harus mengalokasikan anggaran untuk media, selain sebagai perannya memberi stimulus juga menjadi bagian dari kerja sosial bersama.
Menurut Supriansah, selain dokter atau paramedis yang menjadi garda terdepan dalam penanganan covid 19 maka saya mengajak kawan-kawan semua untuk menyaksikan lembaga pers juga mengambil barisan utama dalam rangka melahirkan pemberitaan terkait bahaya virus corona yang mengancam sendi-sendi kehidupan sosial di Indonesia.
“Tentu semua keputusan ada di tangan bapak Presiden RI. Saya hanya memikirkan peran media yang begitu penting dalam melahirkan berita yang profesional dan seimbang. Tidak bisa dipungkiri semua orang hingga lapisan masyarakat yang paling terpencil mengetahui perkembangan virus corona karena mereka menyaksikan pemberitaan baik lewat media televisi, koran, radio, media online dan termasuk media sosial. Stimulus ini penting karena media juga punya karyawan,” kata Supriansa, Sabtu (11/04/2020).
Anggaran Rp405,1 triliun untuk penanggulangan Covid-19 itu terdiri dari anggaran untuk bidang kesehatan Rp 75 triliun, perluasan jaring pengaman sosial Rp110 triliun, dukungan industri Rp70,1 triliun, dan program pemulihan ekonomi nasional Rp150 triliun. Tambahan anggaran belum dialokasikan dalam APBN 2020. Skenario ini tak memasukkan lembaga pers. “Kita sangat sayangkan,” Kata Suprinsah (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman