Breaking

Kamis, 16 April 2020

Warga Sungai Penuh Sulit Keluar Masuk Kota,Ketua DPRD Cari Solusi


SUNGAI PENUH – Banyak masyarakat Koto Baru, yang mayoritasnya adalah pedagang keliling di setiap daerah di Indonesia mengeluh, Ketua DPRD Sungai Penuh Segera bertindak.
Guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), beberapa daerah mulai menerapkan penjagaan yang ketat, untuk akses masuk keluar dalam daerah (Lockdown).

Dengan diterapkannya sistem lockdown di sebagian daerah di wilayah indonesia, termasuk masyarakat yang ada di Provinsi Jambi.
Seperti yang dialami masyarakat Koto Baru, Kabupaten Kerinci Sungai Penuh yang mayoritasnya berprofesi sebagai pedagang keliling.
Dimana, mereka tersebar di berbagai daerah di wilayah indonesia, mengeluh karena ketika mau masuk dan keluar dari satu daerah sangat sulit saat ini.
Menanggapi hal itu, H. Fajran selaku Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, meminta agar masyarakat Koto Baru yang berada di berbagai tidak panik. Karena memang kondisi perdagangan di Nusantara saat ini, tidak memungkinkan.
“Saya menghimbau agar segera pulang ke daerah masing-masing, dikarenakan ke depannya instruksi presiden kemungkinan besar adanya pelarangan untuk tidak mudik lebaran.” Katanya.
Untuk itu, tambahnya masyarakat perlu melakukan antisipasi biaya hidup, selama di tempat mereka berdagang.
Selanjutnya ia menambahkan, kepada masyarakat yang masih melakukan kegiatan pedagang keliling, yang berada diluar daerah Nusantara, agar dapat bersabar dan jagan panik dan tetap berdoa.

Dirinya berjanji, akan segera menyampaikan keluhan masyarakat Koto Baru, dan meminta agar pemerintah dapat mencari solusi yang lebih baik.
“Dalam waktu dekat akan saya sampaikan ke pemerintah kota, untuk di cari solusinya,” pungkasnya. (Zul)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman