Breaking

Rabu, 27 Mei 2020

Ternyata, penginapan Megah Arafah Resort Belum Miliki Izin




Kerinci, - Sebuah bangunan penginapan yang diduga  belum mengantongi izin dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kabupaten Kerinci kokoh berdiri di Desa Pulau Pandan  Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci. Bangunan berlantai enam ini diduga kuat belum mengantongi perizinan dan persyaratan lainnya.

Bangunan ini dibangun di lokasi yang strategis sekitaran objek wisata Danau Kerinci, Informasi yang didapatkan, bangunan ini mulai dibangun pada tahun 2019  lalu.

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, pembangunan  ini sudah mencapai 100 persen. Bahkan, pihak pemilik penginapan yang megah ini sudah menetapkan tarif bagi pengunjung yang datang dengan standar 400 Ribu hingga 800 Ribu rupiah bagi pengunjung yang ingin bermalam.

Meski Arafah Resor sudah dibangun dengan megah, dengan  wisata yang modern, ternyata bangunan tersebut belum memiliki izin (IMB) dan amdal yang dikeluarkan oleh pihak pemerintah Kabupaten Kerinci.

Kepala DPMPT Kabupaten Kerinci, Noviarzen menyebutkan, sejauh ini pihaknya belum pernah mengeluarkan perizinan atas bangunan tersebut.

“Iya, Kami belum pernah mengeluarkan izin atas bangunan yang berdiri megah di sanggaran agung tersebut, bahkan menerima berkas permohonan perizinannya belum pernah kita terima. Mestinya, secara aturan kita harus mengajukan izin dulu baru mendirikan, jangan dibolak-balik,"ungkap noviarzen.

Ia mengaku memang mendengar kabar bahwa ada bangunan penginapan di sanggaran agung.

Tapi, lanjutnya, belum ada berkas permohonan perizinan untuk mendirikan hotel/Penginapan di sana.

Untuk melangkah lebih lanjut, ia menyebut harusnya Satpol PP dan dinas PUPR segera menindaklanjutinya.

"Yang punya kewenangan Satpol PP. Mereka bisa menegakkan Perda. Kemudian Dinas PUPR juga menindak lanjuti terkait amdal,"jelasnya.

 Sementara itu, Pemilik Arafah Resort H.Hamen dikonfirmasi media jambideadline.com membenarkan bahwa izin bangunan tersebut sedang dalam pengurusan.

"Iya,sedang pengurusan,"ujar H.Harmen singkat. (Die)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman