Breaking

Rabu, 10 Juni 2020

Brigadir Diko Berhasil Bantu Warga Ciptakan Sawah Terapung Pertama Di provinsi Jambi Dengan Biaya Sendiri,Petani : Belum ada perhatian dari Pemkot Sungai Penuh




SungaiPenuh,- Oknum Polisi satuan Polres Kerinci yang merupakan Babinkabtibmas Polsek Air Hangat Timur, Brigadir Diko Bemiyerdi mulai menarik perhatian masyarakat Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.Betapa tidak, sikap mengayomi dan tolong menolong antar sesama ditunjukkan dengan rasa ikhlas membantu warga Desa Paling serumpun, Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh ini berhasil menciptakan Padi /sawah terapung pertama di Provinsi Jambi dengan menggunakan dana pribadi. Padahal, menurut informasi dari salah seorang petani Azwir (50), untuk menciptakan sawah terapung tersebut, mebutuhkan banyak biaya hingga belasan juta rupiah, dengan lokasi lahan sawah yang digenangi air hingga mencapai dua meter lebih.

" Allhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada bapak polisi Diko babinkamtibmas, karena beliau kami petani disini mendapatkan solusi untuk bercocok tanam padi, meskipun sawah sudah digenangi air yang tingginya mencapai dua meter,"ungkap azwir.

Lanjut azwir, awalnya ide  untuk menciptakan sawah terapung ini berawal dari bapak polisi Diko yang melihat kondisi sawah petani desa paling serumpun semuanya sudah digenangi air, sehingga tidak bisa lagi untuk memproduksi padi.Kemudian dilanjutkan dengan membuat kelompok tani dengan nama Kelompok tani BINMAS, dan dilanjutkan dengan goyong royong membuat mempersiapkan media atau tempat menanamnya (getek,red).

"Iya, awal dari semuanya ide ini, lahir dari pak polisi Diko, hingga membuat kelompok tani dan biaya pembuatannya juga ditanggung beliau sendiri untuk kelompok tani desa paling serumpun disini,"jelasnya.

Azwir juga menambahkan, dalam proses pembuatan sawah terapung ini memakan waktu satu bulan lebih, bahkan sampai saat ini belum ada perhatian dari pemerintah Kota Sungai penuh.

"Ya, belum ada bantuan dari pemerintah kota sungai penuh baik bibit, maupun semua bahan yang dibutuhkan,"jelasnya.

Tak menunggu waktu lama, langkah ikhlas dari sang brigadir membantu petani mendapat respon positif dari Kapolres Kerinci AKBP Heru Ekwanto S.ik. Melalui Kapolsek Air Hangat Timur IPTU Masdanur bersama jajarannya yang pada, rabu (10/6) melihat langsung kelokasi sawah terapung di Desa paling Serumpun Kecamatan Hamparan Rawang kepada jambideadline.com mengatakan, sangat mengapresiasi apa yang telah diciptakan anggotanya untuk berbuat membantu jeritan petani yang lahannya terdampak banjir.

"Ini merupakan Motivasi yang luar biasa yang ditunjukkan oleh Babinkamtibmas kami dalam upaya mencari solusi membantu petani yang lahannya hampir seratus persen tidak bisa melakukan bercocok tanam padi. Dengan waktu hampir sebulan dirinya (Brigadir Diko,red) mampu menciptakan contoh sawah terapung untuk petani desa paling serumpun dengan hasil yang maksimal,"ungkap kapolsek.



Lanjut Kapolsek, dirinya beserta jajaran sudah melihat langsung hasil karya sang brigadir satuan polres kerinci kelokasi dan akan melaporkan kepada bapak Kapolres Kerinci.

"Kita sudah melihat sendiri hasil karyanya untuk masyarakat dan tentunya akan kita laporkan kepada bapak Kapolres Kerinci.Dan bahkan tadi saya dengar petani disini juga berharap bapak kapolres Kerinci juga dapat hadir untuk meninjau langsung lokasi sawah terapung ini, nanti akan kita sampaikan"jelasnya lagi.


Satu hal yang diharapkan petani dari sawah terapung itu, yakni meningkatkan produktivitas pertanian karena selama ini hanya dapat menanam padi satu kali dalam setahun atau saat musim kemarau.

Dalam hal ini, dari luasan lahan sawah di Desa Paling Serumpun, Kecamatan Hamparan Rawang yang  di antaranya selalu tergenang banjir terutama saat musim hujan merupakan daerah rawa.(Die)

Penulis : Ardie Wiranata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman