Breaking

Minggu, 21 Juni 2020

Menagih Janji Bupati Kerinci Adirozal, Harmo Karimi : Seorang pemimpin itu jangan suka membohongi rakyat




Kerinci – Sejumlah masyarakat Kabupaten Kerinci menagih janji politik Bupati nya yakni priode pertama Adirozal-Zainal dan dianjut prode ke dua dengan ke pemimpinan, Adirozal-Amitaher, untuk Kabupaten Kerinci.

Hal ini disampaikan oleh beberapa tokoh masyarakat dan ormas di Kabupaten Kerinci, melalui salah seorang aktivis, ketua forum, lembaga Tigo Lurah Tanah Sekudung, Haidil Bahri. Ia mengatakan, ada beberapa poin janji-janji politik yang tertuang dalam, visi-misi, Adirozal, sebelum terpilih sebagai Bupati Kerinci.


“Kami rasa sudah saatnya untuk menuntut dan realisasikan janji politik periode pertama dan untuk jilid dua yakni, Kerinci lebih baik dan Kerinci lebih baik berkeadilan, yang mungkin sudah tertuang dalam bentuk RPJMD priode 2014 – 2019, sebelum dan untuk 2019 – 2024 akan datang,” ungkap Haidil Bahari, Sabtu (20/6/2020).


 
Adapun janji politik dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang harus ditunaikan dan dituntaskan, antaranya, Water boom, Rumah sakit standar nasional, pemekaran Kabupaten Kerinci, Jembatan semerap ujung pasir, dan dua lainya, untuk kerinci lebih baik tidak hanya semboyan saja tetapi mungkin dijadikan Peraturan Daerah (Perda) berbentuk RPJMD sampai 2024.

“Seharusnya janji politik Adirozal sudah tuntas dan sudah di Perda, namun hingga sekarang belum terlaksana juga,” ujarnya.

Dalam hal ini Pelaksana tugas (Plt) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, (BAPEDA) Kabupaten Kerinci Atmir saat dikonfirmasi mengatakan, sampai saat ini memang belum ada dibahas masalah perencanaan Pembangunan seperti Water boom, Rumah sakit standar nasional, pemekaran Kabupaten Kerinci, Jembatan semerap ujung pas.

“Rencana pembangunan yang anda sebutkan belum ada dibahas,” jawab Atmir dengan singkat.

Hal yang sama juga diungkapkan Harmo Karimi, aktivis yang dikenal sering mengkritisi kebijakan pemerintah. Ia mengatakan, mestinya menjadi pemimpin itu mampu menjalankan amanah rakyat kerinci, bukan sebaliknya, hanya mampu mengucapkan janji-janji tetapi tidak satupun yang mampu direalisasikan.Contohnya nya saja pemekaran kerinci hilir, jembatan ujung pasir, sampai sekarang mana buktinya.

"Kalau ingin menjadi pemimpin jangan suka membohongi rakyatlah dengan janji-janji palsu.Apa kami harus turun ke jalan agar janji itu harus segera direalisasikan ?," ungkapnya tegas.(tim)  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman