Breaking

Selasa, 07 Juli 2020

Gawat !!! Tuntut Transparansi Anggaran Covid_19, Sejumlah Aktivis Ancam Demo Pemkab Kerinci Dan Kota Sungai Penuh





Kincai,- Puluhan Miliar dana untuk penanganan bencana Covid-19 tahun 2020 di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh mulai dipertanyakan realisasinya oleh sejumlah aktivis Kerinci dan Kota Sungai Penuh, apa saja kegunaan dana Covid tersebut, dan pemerintah diminta diumumkan kepada masyarakat anggaran dan kegunaan dana Covid tersebut.

Ikhsan Daraqtuni salah satu Aktivis Senior LSM Kerinci menegaskan bahwa dana Covid perlu di petanyakan, bahkan pemerintah seharusnya mengumumkan kepada masayarakat berapa jumlah dana tersebut dan untuk apa saja digunakan. Meskipun jumlahnya miliaran, tapi penanganan Covid di dua daerah ini jauh dari harapan, seperti ketersediaan APD yang tidak memadai, rapid tes yang tidak bisa digunakan untuk umum, malahan harus membayar jika ada orang sakit yang akan dirawat.

Hal yang sama juga diungkapkan Harmoko aktivis LSM Kompej, ditemui awak media ini dirinya mengatakan, perlu ada keterbukaan soal dana covid dan realisasinya, jangan nanti malah menjadi ajang Korupsi. 

"Sampai sejauh ini belum ada bentuk transparansi penggunaan anggaran covid_19 di di dua daerah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci ini, jangan-jangan malah menjadi ajang dan lahan empuk untuk korupsi,"ungkapnya.

Lebih jauh dirinya menghimbau kepada seluruh aktivis Kerinci dan Kota Sungai Penuh untuk bergabung turun kejalan dan mempertanyakan kejelasan penggunaan anggaran covid_19 di dua daerah ini.

"Ini demi hajat hidup orang banyak lho, yang akan kita pertanyakan, kasian kita mendegar informasi-informasi dari pegawai banyak yang dipotong-potong anggarannya, sementara penaganannya tidak jelas.Maka, dalam waktu dekat kita akan menyurati Polres Kerinci untuk menggelar aksi demo besar-besaran di dua daerah ini, dan semua aktivis kami himbau untuk dapat turut serta merta dalam aksi demo nanti,"jelasnya.(die)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman