Breaking

Senin, 17 Agustus 2020

32 Ekor Kerbau Sudah Terjual, Oknum Pejabat Kota Sungai Penuh Dan Mantan Plt Sekda Kerinci Diduga Kuat Terlibat

 

SUNGAI PENUH – Diduga seorang oknum pejabat Pemkot Sungaipenuh terlibat langsung dalam kasus Hibah bantuan kerbau tahun 2014 di Kabupaten Kerinci, yang sedang didalami penyidik Kejaksaan Negeri Sungaipenuh. Oknum pejabat tersebut diketahui merupakan Kasubbag di salah satu OPT Pemkot Sungaipenuh.

Informasi yang diterima media ini, dari sumber Kejari Sungaipenuh, oknum pejabat berinisial A. Pada saat itu A merupakan pendamping dalam program Sarjana Membangun Desa (SMD). 

Kasi Intel Kejari Sungaipenuh, Soumarsono mengatakan, belum lama ini A sudah diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut.

"12 orang saksi sudah diperiksa termasuk A sebagai Pendamping Kelompok dalam program SMD. Mantan Kadis Perikanan Kabupaten Kerinci saat Gasdinul Gazam (mantan plt sekda Kerinci,red) dan Syafrudin mantan kabid peternakan juga sudah diperiksa," jelasnya. 

Namun kata Soumarsono, saat ini pihaknya belum menjadwalkan agenda gelar perkara. “Karena masih mau minta keterangan dari provinsi," timpalnya.

Diberitakan sebelumnya, dugaan korupsi jelas ada karena 32 ekor kerbau tersebut semuanya sudah dijual pada tahun 2014. Menimbulkan kerugian negara senilai Rp 325 juta. Program bantuan sosial dalam bentuk pengadaan perbau merupakan program pemerintah pusat, saat itu ada kegiatan SMD.

"Yang pasti kerbau tersebut sudah dijual semua berdasarkan keterangan beberapa orang anggota kelompok penerima bansos. Kita ingin melihat siapa saja yang menikmati dana tersebut," tukasnya. (Die)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman