Breaking

Rabu, 05 Agustus 2020

Adirozal Diminta Tegas Tindak Galian C Ilegal





Kerinci,- Keberadaan galian C tanpa izin di Kabupaten Kerinci yang hampir setiap tahunnya terus menjamur menjadi tantangan serius bagi pemerintah Kabupaten Kerinci saat ini yang dipimpin Bupati  Adirozal.Selain merusak lingkungan, keberadaan dan aktivitas galian C ilegal juga berakibat fatal bagi masyarakat yang berada dipinggir bantaran Sungai ketika hujan deras tiba.Sebut saja, di Kecamatan Air Hangat, Depati Tujuh, dan beberapa wilayah di Kota Sungai Penuh yang selalu menikmati banjir dari dampak galian C yang tak berizin.

Disamping itu, aktivitas galian C yang tak berizin ini juga merugikan pemerintah Kabupaten Kerinci disisi pendapatan pajak, Keberadaannya justru menguntungkan bagi pemilik tambang ilegal ini.

“Kita minta bupati segera mengeluarkan Perbup terkait penarikan pajak Galian C, padahal Pemkab Kerinci bisa mendapatkan PAD yang lebih besar kalau saja pajak Galian C ditarik melalui Pemilik tambang, tentu pemilik tambang yang memiliki dokument yang jelas,” kata arwiyanto wakil ketua komisi III DPRD Kerinci.

Sementara itu, Harmo Karimi Aktivis  Kerinci kepada awak media ini mengatakan, pemerintah, DPRD dan aparat Hukum Kerinci jangan hanya tutup mata melihat kondisi yang dialami masyarakat Kerinci akibat dari dampak galian C ilegal ini.

" Banjir dimana-mana ketika musim hujan tiba, ini merupakan akibat lamban dan tidak tegasnya Bupati Adirozal dalam langkah mengambil sikap menertibkan galian C ilegal.Kemudian, galian C yang berada di Kabupaten Kerinci saat ini juga dibawa ke Sumatra Barat dan tanpa bisa ditarik PAD oleh pemerintah Daerah, Ini yang selalu menjadi pertanyaan kita ,"ungkapnya tegas. (Die) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman