Breaking

Senin, 03 Agustus 2020

Usai Ditetapkan Dua Orang Tersangka, Temuan 2,5 M Disperkim Kota Sungai Penuh Mengalir Kemana ?


SungaiPenuh,-Setelah dilakukan pengeledahan Dokumen penting di dinas PERKIM kota sungai penuh, oleh tim penyidik kejaksaan negeri sungai penuh beberapa bulan yang lalu.

Dan akhirnya, Kejaksaan Negri Sungai Penuh Resmi menetapkan Nasrun alias pak iqbal selaku kadis PERKIM dan Bendahara umum Lusi Afriyanti,sebagai Tersangka dugaan korupsi di dinas PERKIM kota sungai penuh, dalam anggaran kegiatan fisik dan non fisik dari tahun 2017/2018/2019/dalam kurun waktu tiga tahun.

Penetapan kedua tersangka secara resmi di sampaikan kepada rekan rekan media yang ada di kerinci dan sungai penuh pada acara hari ulang tahun kejaksaan ADYAKSA ke 60,di halaman kantor kejaksaan negeri oleh kajari Bung Romy, dan Kasi Pidsus Sudarmanto, dan di saksikan oleh beberapa orang kasi dan Jaksa yang ikut mendampingi Bung Romy,

Penetapan kedua tersangka pejabat PERKIM sungai penuh pada tanggal 22 Juli 2020,yang di duga meng korupsi senilai 2,5 milyar, ujar kasi pidsus kejari sungai penuh Darminto dan baru sifatnya sementara, ujarnya dalam keterangan pers setelah acara acara hari ulang tahun.

Namun kejari  Romy dan kasi Pidsus, menjelaskan akan tetap serius menangani kasus korupsi di dinas PERKIM dan Aliran dana kemana saja mengalir dan siapa -siapa saja yang ikut menikmati selama tiga tahun anggaran.

" Saat ini baru dalam temuan 2,5 milyar, untuk itu kami tim penyidik kejaksaan tetap komitmen dan serius menangani kasus ini dan aliran dana PERKIM kota sungai penuh mengalir kemana saja," ujar Sudarmanto.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman