Breaking

Kamis, 29 Oktober 2020

Diduga Melakukan Pemukulan, Dani Warman Dilaporkan



Sungaipenuh - Pejabat harus menjadi pengayom masyarakat. Namun, berbeda dengan Dani Warman, Kabid di Dinas Perhubungan Kota Sungaipenuh, itu harus berurusan dengan aparat kepolisian lantaran diduga memukul warga.  


Informasi yang diperoleh, Dani Warman dilaporkan ke polisi oleh warga Desa Sumur Gedang Sungai Liuk, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungaipenuh, Epaldi Dpt. Epaldi Dpt yang merupakan korban pemukulan, mendatangi  polres Kerinci, untuk melaporkan kejadian tersebut pada Kamis, 28 Oktober 2020 sekira pukul 23.00 Wib.


Epaldi datang melapor ke Polres Kerinci didampingi keluarga dan kerabat. Selanjutnya, langsung di BAP diruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kerinci.


"Dani Warman sudah dilapor ke polisi, atas pemukulan mata sebelah kanan saya," ujarnya


Epaldi Dpt mengatakan, kejadian itu terjadi pada Kamis, 28 Oktober 2020 sekitar pukul 22.00 Wib. Tempat kejadian perkara (TKP) di simpang tiga Sungai Liuk, Kecamatan Pesisir Bukit.


"Dani Warman mukul dari samping kiri, mata sebelah kanan saya yang kena. Saya dipukul dua kali, yang pertama dapat di elak, yang kedua tidak bisa lagi dielak karena posisi saya lagi diatas motor," katanya 


Dengan adanya laporan itu, Epaldi berharap pihak kepolisian bertindak sesuai aturan yang berlaku. 


"Saya tidak ada masalah dengan Dani Warman itu. Tidak ada selisih paham apapun dengan Dani Warman. Tapi tau tau saya dipukul," jelasnya


"Saya berharap, pihak kepolisian bertindak sesuai aturan yang berlaku atas kejadian ini," tegas Ipan, sapaannya sehari-hari.


Usai melapor, Ipan beserta keluarga dan kerabatnya langsung menuju RS MHA Thalib Kerinci untuk melakukan visum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman