Breaking

Minggu, 04 Oktober 2020

Usai Dilaporkan, Giliran Dewan Diminta Panggil Dinas Pemdes Kerinci

 



Berita Kerinci – Setelah dilaporkan ke Polda Jambi, Kasus dugaan penyipangan kegiatan Pelatihan SISKEUDes Kerinci di Hotel Odua Weston Jambi oleh LSM Cakrawala Nusantara kamis lalu 01/10/2020.


Kini giliran DPRD Kerinci diminta untuk memanggil Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Syaril Hayadi untuk diminta kejelasan terkait dugaan penyimpangan pelaksanaan pelatihan.


Sebab DPRD merupakan lembaga pengawasan, persoalan pelatihan dengan mengahdirkan 606 peserta dibagi 4 tahap di Hotel Odua Weston Jambi ditengan wabah Covid yang meningkat, DPRD Kerinci harus bersikap, dan jangan mebiarkan kegiatan yang berdampak buruk bagi masyarakat banyak.


“DPRD Kerinci sebagai wakil rakyat, diminta untuk panggil Syahril Hayadi kepala Dinas PMD Kerinci, sudah dilaporkan ke Polda, kemudian kegiatannya di tengah Pendemi Covid, harus pertanyakan, termasuk izin kemendes dan izin bupati” ungkap Syafri Aktifis LSM Kerinci.


Dinas Pemberdayaan Masayarakat dan Desa (PMD) begitu hebat menyamarkan kegiatan ini, dengan berdalih kegiatan ini dilaksanakan kerjasama dengan pihak BPKP, APDESI Kerinci, seteroan dana kontribusi ke pihak Hotel Rp. 2.2 Juta per orang dari peserta 606 orang.


Apa hubungan antara pihak PMD dengan APDESI, BPKP, Hotel Odua Weston Jambi?, seperti apa keterlibatan kerjasama yang diakui oleh pihak Dinas PMD Kerinci?, parahnya lagi legalitas lembaga penyenggara dan Izin Kemendes dan Bupati Kerinci.


“mohon  kepala penyidik Polda Jambi untuk mengusut tuntas, karena uang negara yang dipakai untuk kegiatan tersebut yang jumlahnya miliaran” ungkapnya. (red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman