Breaking

Selasa, 10 November 2020

Tetap Santun Meski Sempat Dihadang Saat Blusukan di Koto Lebu, Fikar - Yos Semakin Menguat di Pondok Tinggi

 





Tetap Santun, Fikar-Yos Semakin Menguat Meski Sempat Dihadang Saat Blusukan di Koto Lebu Pondok Tinggi


Haluan News - Sungaipenuh - Pasangan calon walikota dan wakil walikota Sungaipenuh, Fikar Azami - Yos Adrino semakin menguat di kecamatan Pondok Tinggi. Fikar Azami - Yos Adrino dikenal dengan calon yang santun itu mendapat dukungan luar biasa dari masyarakat Desa Koto Lebu dan Desa Karya Bakti.


Dalam blusukan yang berlangsung di Koto Lebu, Fikar - Yos dihoyak Tabuik dan 3 anggota DPRD Kota Sungaipenuh asal Pondok Tinggi, serta Ketua dan Sekretaris DPD PKS  Kota Sungaipenuh juga turun langsung. 


Tiga anggota DPRD itu adalah Aspar Nasir dan Mulyadi Yakup dari partai Demokrat dan Azhar Hamzah dari partai Gerindra. Serta ketua DPD PKS Emrizal dan Sekretaris DPD  PKS dan juga anggota DPRD Kota Sungaipenuh Ferry Satria.


Dalam blusukan itu juga dilakukan pelantikan tim Desa Koto Lebu. 


Menyikapi adanya insiden itu, Fikar Azami dan Yos Adrino mengajak para warga, timses dan simpatisannya untuk tetap santun dan tetap untuk saling menghargai antar sesama.


Dalam orasinya pada acara blusukan dan pengukuhan tim Fiyos di Desa Koto Lebu, Fikar mengatakan bahwa tetaplah kita menjadi diri kita sendiri.


" Tetaplah kita menjadi diri kita sendiri, tetap santun dan saling menghargai." Kata Fikar yang disambut haru para warga Koto Lebu.


Fikar menjelaskan bahwa, dirinya dan Yos Adrino dibesarkan dari keluarga yang beradab dan selalu diajarkan berprilaku santun dan menjaga sikap untuk saling menghargai anatar sesama.


"Saya dan Bang Yos Adrino dibesarkan dari keluarga yang beradab dan diajarkan untuk berprilaku santun dan menghargai." Jelas kandidat cawako Sungaipenuh nomor urut 2.


Kata Fikar, Bertahun-tahun dirinya duduk belajar dibangku sekolah hingga menyelesaikan study S2, belum pernah diajarkan untuk mencaci dan memfitanah orang.


"Bertahun-tahun kami sekolah tidak pernah diajarkan untuk mencaci orang, apalagi untuk memfitnah." Sambungnya.


Kemudian Fikar memaparkan bahwa, selama 5 tahun dirinya telah mengabdi untuk Kota Sungaipenuh sebagai Anggota dan Ketua DPRD. Begitu juga Yos Adrino yang sudah lama mengabdi dalam kancah politik.


Fikar menyerukan biarlah masyarakat yang menilai siapa kita yang telah bekerja untuk Kota Sungaipenuh.


"Kami sudah bekerja untuk Kota Sungaipenuh, biarlah masyarakat yang menilai." Kata Fikar yang disambut haru warga Koto Lebu.


Ia mengatakan, yang tau persoalan Kota Sungaipenuh itu bukanlah orang yang bekerja di Kabupaten Kerinci atau orang yang hanya duduk di ruangan kelas. Namun mereka yang sudah berkerja untuk Kota Sungaipenuh itu sendiri.


"Yang tau permasalahan Kota Sungaipenuh itu, bukanlah orang yang bekerja di Kabupaten Kerinci atau orang yang hanya duduk diruang kelas." Jelas Fikar.


Sementara itu, Yos Adrino yang merupakan pasangan Fikar Azami, menyerukan agar setiap warga untuk menghormati proses demokrasi.


"Jangan terprovokasi oleh oknum-oknum yang tak bertanggungjawab, hargailah demokrasi kita semua bersaudara. Di Dusn Baru sekarang ini juga berlangsung kegiatan yang sama paslon nomor 1. Kita disana tidak ada menghadang hadang." Jelas Yos Adrino


Yos Adrino juga menyayangkan ulang oknum yang tidak bertanggung jawab dan mengangkangi demokrasi. Sebab, antara Dusun Baru dan Pondok Tinggi itu adalah bersaudara.


"Saya dari Dusun Baru bergelar depati Simpan Negeri  dan pak Antos dari Pondok Tinggi Depati Payung. Dusun Baru dan Pondok Tinggi adalah depati bertujuh dan kami adalah bersaudara," ujar Yos Adrino


"Soal pilihan politik biarkan kita serahkan kepada masyarakat untuk memilihnya. Tujuan kita adalah mensosialisasikan diri kepada masyarakat," ujarnya.(*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman