Breaking

Jumat, 22 Januari 2021

Memalukan, Beredar Kabar Oknum Dosen Kerinci Cabuli 13 Mahasiswi

 


Kerinci- Viral di Medsos dugaan oknum Dosen Cabul lepas dari pengawasan Rektor Dan Jajaran universitas tersebut  jum’at 22/01/2021.

Dugaan Dosen Cabul ini berstatus PNS di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci, di kabarkan lakukan pelecehan seksual kepada 13 orang Mahasiswi.


Hal ini bilamana terungkap Kebenarannya, maka dapar menjadi tanggungjawab Rektor, Wakil Rektor, Dekan dan Wakil Dekan, Direktur dan Wakil Direktur serta Kepala dan Sekretaris Lembaga dan Kepala Unit di lingkungan IAIN Kerinci. Dikarenakan dugaan ini telah berlansung selama lebih kurang 10 tahun.

Pasalnya, salah satu oknum Dosen berinisial (M) yang bertugas di Kampus Negeri Kerinci itu,  “melakukan motif kepada para korban dengan mengagalkan nilai mahasiswinya, dan meminta mahasiswinya datang sendiri ke rumah atau kedalam ruangannya yang tertutup untuk memperbaiki nilai”.

“Disitulah mahasiswinya dirayu akan diberi nilai lebih, asal mau memenuhi keinginan bejad sang oknum Dosen. mahasiswi yang takut akan nilainya drop rela diremas, dicium bahkan berhubungan badan”.

Sumber juga meminta pihak kampus menindak lanjuti dosen yang berinisial (m) ini, karena orang ini adalah predator sex, bahkan aksinya didinyalir sudah dilakukan selama 10 tahun lamanya. Kejadian tersebut juga disinyalir sudah diketahui pihak kampus dan mahasiswinya juga sering melapor tapi pihak kampus, seolah-olah sengaja membiarkan saja kasus ini dengan alasan tidak punya bukti.

” Ingat bukan satu dua orang yang menjadi korban tapi ada banyak sekali korban tapi pihak kampus hanya diam, kami punya 15 saksi yang baru, kami temukan kelima belas mahasiswi ini mengaku pernah dilecehkan dosen berinisial (m), awalnya kami ingin melimpahkan semua ini kepolisi namun kami masih mempertahankan harga diri IAIN sebagai Fakultas Islam dan kami masih menungu i’tikad baik dari pihak kampus untuk mengeliminasi dosen ini, dan saya rasa pihak kampus tau siapa dalang yang berinisial (m) ini segera tindaklanjuti.

Dosen bersangkutan saat dikomfirmasi awak media ini, untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut. Sedang tidak berada ditempat, begitu juga di inbox melalui pesan messager yang aktif namun tidak merespon.

(sumber media patner : jendelapublik dan wartapost).

1 komentar:

  1. Serahkan semua ke pihak berwajib.
    Jangan biarkan korbankan semakin banyak hanya demi nama baik institusi

    BalasHapus

Halaman