Breaking

Senin, 29 Maret 2021

Pembangunan Proyek Rumah Sakit Bukit Kerman Dan Ujung Ladang Disorot, Dewan Di Desak Turun Sidak

 




Kerinci,- Sejumlah Aktivis Kerinci mendesak Anggota DPRD Kerinci untuk turun langsung kelokasi Proyek -proyek  pembangunan Dua Rumah Sakit Kerinci yang Menghabiskan uang negara miliaran Rupiah.Hal ini dilakukan guna memastikan kualitas dan Raalisasi anggaran yang digunakan.

Seperti halnya dengan Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Bukit Kerman Kabupaten Kerinci provinsi jambi yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dengan nilai kontrak Rp. 1.838.432.0000  yang dkerjakan oleh Cv.Gunung Bujang diduga sarat korupsi dan kualitas pembangunannya diduga dikerjakan asal-asalan.Pasalnya, konstruksi bangunan tersebut diduga tidak sesuai dengan RAB.

Tak hanya Rumah Sakit Bukit Kerman, Pembangunan Rumah Sakit Ujung Ladang yang menghabiskan anggaran 1.812.670.000 miliar rupiah yang dikerjakan oleh Cv. Purnama Jaya Konstruksi juga tak luput menjadi perhatian sorot mata aktivis.Pasalnya dalam pantauan aktivis pada tahapan pembuatan pondasi tapak gajah serta karangan tiang besi sebagian baru berdiri tanpa coran semen.

Tiang karangan besi tanpa papan mal sebagian kecil baru berdiri. Sementara, pasangan batu antar pondasi tapak gajah masih juga sedang dikerjakan.

Parahnya lagi, dalam kubangan air penggalian pondasi dikerjakan secara manual pakai cangkul tanpa alat berat becco Loader.

"Kita sudah kelokasi proyek rumah sakit baik yang di ujung ladang maupun yang di Bukit kerman, semuanya mengecewakan, dan akan kita laporkan,"ungkap zal aktivis LSM Geransi.

Sementara itu anggota komisi III DORD Kerinci, Mensediar dikonfirmasi mengatakan, akan turun kelokasi kesemua lokasi proyek, tanpa harus memandang proyek siapa dalam waktu dekat.

"Insya allah kita akan turun sidak dalam waktu dekat,"ujarnya.

Hingga berita ini dipublis belum ada keterangan dari pihak Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kerinci. (Die)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman