Breaking

Jumat, 30 April 2021

Semraut, Pedagang Gunakan Trotoar Dan Bahu Jalan, Pihak Dinas Saling Tuding

 




SungaiPenuh,-  Jalan raya dan trotoar merupakan fasilitas umum yang harus terbebas dari gangguan dagang rujo serta pedagang kaki lima.

Namun di kota Sungai Penuh banyak masyarakat atau pedagang yang memanfaatkan bahu jalan dan trotoar untuk menggelar dagangannya, seperti di kawasan Jalan Simpang Raya dan Pasar Sungai Penuh.

Para pedagang menggelar dagangannya di trotoar bahkan bahu jalan. Kondisi ini tentu dapat membuat kemacetan di kawasan tersebut, apalagi lokasi ini di kawasan pasar.

Tentunya harus ada penertiban di kawasan tersebut, sehingga penataan jalur lalu lintas dan kawasan dapat berjalan dengan lancar. Untuk itu perlu adanya tindakan dari instansi terkait seperti Satpol PP sebagai instansi penegak Perda untuk menindaklanjutinya, dinas perhubungan, Disperindag Kota Sungai Penuh.

Ruslan salah seorang warga mengatakan di kawasan tersebut memang selalu terjadi kemacetan, ditambah dengan banyaknya kendaraan roda dua, roda empat hingga tempat mobil bongkar muat barang yang berhenti, sehingga kemacetan selalu terjadi dikawasan tersebut dan belum lagi menjadi angkutan angdes yang parkir dilokasi itu.

Selain itu dagangan para pedagang juga di gelar di trotoar hingga badan jalan yang membuat masyarakat atau pejalan kaki harus berjalan di badan jalan, sehingga membuat kemacetan dan potensi bahaya.

"Saya selalu terkena macet disetiap harinya apabila melintas. Untuk itu perlu adanya penertiban dari dinas terkait kepada pedagang," katanya. 

Sementara itu, Kabid Pengelola pasar Heryusman, dikonfirmasi media ini mengatakan, penertiban itu tupoksi dinas perhubungan dan pol pp . Jalan trotoar itu punya pol pp dan jalan dinas perhubungan jadi pasar cuma mendampingi tim tersebut.

"Kami dari Disperindag dan pengelolaan pasar hanya pemdampingi pihak penegak perda,"ungkapnya.

Terpisah, salah seorang pegawai Sat Pol Pp  Kota Sungai Penuh yang namanya tidak ingin disebutkan mengatakan, pihak pol pp menunggu surat perintah tugas dari Disperindag.

"Sejauh ini kita tidak dilibatkan, apabila diminta dan disurati ke dinas, kita siap melaksanakan,"ujarnya. (Die)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman