Breaking

Minggu, 23 Mei 2021

Masyarakat resah, Pungli Marak Diwilayah Depati Kopi

 




KERINCI,-Berdasarkan laporan dari masyarakat parkir liar dan pemaksaan parkir sudah meresahkan warga diwilayah menuju Depati kopi.Hal ini diungkapkan salah seorang pengunjung kepada awak media jambideadline.com.

"Ia kita dipaksa minta uang parkir, satu motor harus bayar 5000 rupiah, kalau mobil 10.000 rupiah,ungkap andi salah seorang pengunjung.

Dirinya juga meminta agar pihak berwajib untuk dapat menertibkan oknum-oknum parkir liar tersebut karena sudah meresahkan masyarakat yang melewati jalan sekungkung-batu kurik.

"Kita sangat berharap agar aparat penegak hukum dapat menertibkan oknum pelaku parkir liar ini,"ungkapnya.

Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun dari sumber awak media ini dilokasi, salah seorang petugas parkir menyebutkan bahwa tanah lokasi parkir ilegal ini milik salah satu oknum polisi ade dirman yang pernah bertugas sebagai wakapolres kerinci.

"Iya, petugas parkir mengaku bahwa lokasi ini merupakan milik oknum polisi bapak ade dirman, sementara bapak ade dirman sendiri sudah membantah bahwa tanah tersebut bukan milik beliau dan merupakan bagian dari lahan TNKS,"ungkap sumber.(red)






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman