Breaking

Selasa, 08 Juni 2021

Pengaspalan Jalan Di Pusat Kota Sungai Penuh Tuai Sorotan Tajam

 




SUNGAI PENUH- Aksi curang yang dilakukan oleh kontraktor di Kota Sungaipenuh kembali terjadi. Kali ini giliran proyek pengaspalan jalan Pasar Sungai Penuh, Kecamatan Sungai Penuh.

Temuan media ini dilapangan, pekerjaan proyek hotmix jalan ini, tanpa ada papan merek dan dilakukan dimalam hari, mirisnya lagi, pengamparan aspal dilakukan saat hujan deras tengah mengguyur Kota Sungaipenuh.
Ini tentu akan berakibat pada kualitas jalan yang tidak bagus, karena tidak lengket dan keras, serta suhu aspal tidak sesuai standar. 

Salah satu pekerja, ditemui harian ini pada dilokasi, enggan berkomentar banyak. Dia mengaku harus menyelesaikan pekerjaannya, karena adanya perintah dari pihak perusahan.

“Kita kan kerja, kapan disuruh kerja, iya kita kerjakan,” ujarnya.

Sementara itu, pihak perusahaan, hingga berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi oleh media ini.


Sementara Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kota Sungaipenuh, Fadil dikonfirmasi mengatakan, meskipun dalam kondisi hujan, yang didalam vinisher itu tetap dihamparkan tetapi ujung nya kita buang jika memang tergenang oleh air.

"Tetap kita hamparkan, meskipun dalam kondisi hujan, tapi ujung nya kita potong dan kita buang jika memang kondisinya tergenang, dan jika nantinya ditemukan ada yang tidak sesuai nanti kita perbaiki lagi,"ungkapnya.


Himawan, salah seorang Aktivis Kerinci menyayangkan kegiatan pengaspalan yang dilakukan saat turun hujan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Sungai Penuh.

Menurutnya, rekanan yang melakukan pengaspalan jalan pada saat turun hujan, melanggar ketentuan perjanjian pengerjaan proyek dengan pemerintah dan berpotensi merugikan keuangan negara serta dapat dipidana.

“Pekerjaan yang dilakukan pemborong maupun pengusaha yang dipercayakan pemerintah memperbaiki jalan tersebut jelas melanggar kontrak yang telah disepakati dan ditanda tangani,” kata Himawan.(red)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman