Breaking

Senin, 15 November 2021

Telan Anggaran Rp 800 Juta , Proyek Swakelola Dinas PUPR Kerinci Dikeluhkan Masyarakat



Kerinci,- Proyek swakelola di Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, untuk pekerjaan jalan Renah Pemetik, Kabupaten Kerinci dinilai masyarakat jauh dari harapan masyarakat. Padahal jalan tersebut, merupakan satu-satunya jalan  pertanian untuk petani membawa hasil panen.

Diketahui, proyek ini memakan anggaran swakelola Dinas PuPR Kerinci sebesar Rp 800 juta , yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Kerinci tahun anggaran 2020.

Maidi, seorang  warga Hiang menyayangkan hal ini. Dia mengatakan, seharusnya pekerjaan jalan ini berkwalitas baik, karena dikerjakan langsung oleh pihak dinas PUPR Kerinci dan jalan ini sudah puluhan tahun tidak pernah diperbaiki.

"Tapi pihak dinas sendiri yang melakukan perbaikan jalan hasilnya begini walaupun belilum seratus persen. Berarti dapat dibayangkan jika dilakukan pihak ketiga, karena dinas saja memberikan contoh pekerjaannya jelek," ujarnya.

"Kami warga berharap pihak yang berwenang atau pun aparat penegak hukum dapat mengusut tentang pengerjaan proyek ini. Kami warga tentu merasa dirugikan karena sering melalui jalur ini, terlebih beberapa kali warga terjatuh kerkena jalan rusak," pungkasnya.

Dasril Duski, Aktivis senior turut mengomentari perbaikan jalan tersebut.Menurutnya, penanganan perbaikan jalan tersebut sudah sangat salah dari awalnya.

"Semestinya pihak PUPR Kerinci, yang pertama dilakukan terlebih dahulu yaitu pembuangan lumpur dan Menganti dengan material perkerasan, kalau begini pekerjaannya, nanti ketika hujankan lumpur dan berlobang lagi jalannya, jangan sampai dari tahun ke tahun proyeknya ini terus"ungkapnya.


Sementara itu, yelpani selaku PPTK, membenarkan pekerjaan jalan Renah Pemetik tersebut menggunakan dana Swakelola Dinas PUPR Kerinci, dimana yang saat ini pekerjaannya baru 65 persen.

"Iya pekerjaan nya baru 65 persen, fokus kita  penimbunan jalan yang berlobang,"ungkapnya.

Ditanya kenapa tidak dipihak ketigakan ? Ia mengatakan Karna dinas bisa lebih maksimal untuk bekerja.(die)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman