Breaking

Minggu, 28 November 2021

Warga Pagari Jalan Menuju Bandara Depati Parbo


KERINCI- Hingga saat ini prosesi pembebasan lahan dilokasi perluasan bandara depati parbo terus menuai polemik. Hal ini dikarenakan masih adanya warga yang belum diberikan ganti rugi lahannya.

Wargapun mulai kecewa dengan sikap Pemkab Kerinci, sebagai bentuk protes akan permasalahan tersebut wargapun turun ke jalan utama menuju bandara depati parbo dan memagari jalan yang saat ini dalam proses pengerjaan dengan bambu.

Alhasil, truk pengangkut material tanah sebagai penimbunan tidak bisa beraktivitas. Sebab jalan tempat truk melintas telah dipagari oleh pemilik tanah. 

Di lokasi pengembangan Bandara, hanya terlihat satu alat berat yang sedang berkerja melakukan pengerukan tanah. Sementara aktivitas lain tidak terlihat. 

Menurut warga yang melakukan pemagaran, bahwa aksi tersebut dilakukan karena lahan milik mereka belum dilakukan pembebasan. Sementara pekerjaan pengembangan Bandara di atas lahan milik mereka itu telah dilakukan. 

"Penyelesaian ganti rugi belum diselesaikan. Makanya kita pagar tanah milik kami ini," ungkap salah seorang warga di lokasi. 

Terkait hal ini, pihak dari Dinas Perhubungan Kerinci belum berhasil diminta keterangannya. Kepala Dishub Kerinci, Ardinal dihubungi melalui sambungan telepon, nomor kontak yang biasa digunakannya bernada tidak aktif.(qhy)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman