Breaking

Senin, 15 November 2021

Wawako Antos Buka FGD Tindaklanjuti UU Cipta Kerja


SUNGAIPENUH- Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Bagian Hukum Setda Kota Sungai Penuh menggelar Focus Group Discussion (FGD) Identifikasi/Kajian dan Pemetaan Peraturan Daerah dan Peraturan Walikota sebagai Tindaklanjut Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Senin (15/11). 

Bertempat di aula Hotel Kerinci, acara tersebut menghadirkan Narasumber dari Lembaga Kajian dan Bantuan Hukum Gagasan Pembaharuan Pemuda Indonesia (LKBH-GARUDA). 

Pelaksanaan FGD ini merupakan bentuk respon Pemkot Sungai Penuh terhadap hadirnya UU tentang cipta kerja. Dimana tujuan utama dari UU Cipta Kerja kepada menciptakan iklim usaha dan investasi yang berkualitas bagi para pelaku bisnis, termasuk UMKM dan Investor asing.

"FGD yang dilaksanakan hari ini merupakan pemetaan awal terhadap produk hukum daerah, baik itu peraturan daerah dan peraturan kepala daerah," jelas Wawako Antos dalam sambutannya saat membuka acara. 

Lebih lanjut, Ia mengharapkan peran aktif seluruh peserta dalam acara tersebut. 
"Mudah-mudahan dengan adanya acara ini hendaknya dapat kita terapkan dalam membangun Kota Sungai Penuh, " tutup Wawako Antos.
Sementara itu, Ketua lkbh garuda adithiya Diar mengatakan, acara ini pertama dilaksanakan untuk kab/kota se provinsi jambi. Ini merupakan wujud dan tindaklanjut surat edaran mendagri. Tentunya kami sangat berterimakasih kepada pemkot sungai penuh yang dapat bekerja sama dg kami.
"Ini suatu kehormatan bagi kami selaku ketua lkbh, ucapan terima kasih kami ucapkan kepada Pemkot sungai penuh yang telah bekerjasama dengan kami dalam upaya  menciptakan iklim usaha dan investasi yang berkualitas bagi para pelaku bisnis, termasuk UMKM dan Investor asing, ungkap Dr.adithiya Diar SH.Mh. (HMS).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman