Breaking

Minggu, 05 Desember 2021

Tanpa Izin Pemdes, Kegiatan Sosialisasi Kades Kota Sungai Penuh Di Bandung Terkesan Dipaksakan


 -SUNGAI PENUH. Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi yang dilaksanakan Kades Se kota sungai penuh dibandung yang diadakan tanggal 4 sampai 7 2021 menuai Polemik dan sorotan dikalangan masyarakat. 

Pasalnya  pelaksanaan Sosialisasi permendagri no 20 tahun 2018 tentang percepatan penyaluran dana desa, pelaksanaan BLT dana desa tengah terlaksana di bandung pada tanggal 4 dan 7 tahun 2021 tidak mendapat persetujuan dan izin dari dinas Pemdes. 

Dari informasi yang diterima awak media ini kegiatan sosialiasi yang dilaksanakan dibandung beberapa kades tetap berangkat melaksanakan kegiatan sosialisasi walau tanpa ada persetujuan dari Pemdes 

Keberangkatan kades dalam kegiatan Sosialisasi dibandung yang tidak mendapat persetujuan dan izin dari dinas Pemdes pihak pelaksana kabar yang beredar diduga lembaga PPKPD Yang diketuai Hasril, dengan terang terangan telah mengangkagi pemerintahan. Tanpa persetujuan dari dinas Pemdes tetap melaksanakan Kegiatan tersebut. 

Direktur lembaga PPKPD Rudi menjelaskan kalau Kegiatan ini tidak ada hubungan dengan lembanga. Kegiatan ini langsung dari kementrian desa ke pemerintahan desa. 

Hal ini disampaikan Kadis Pemdes Syahran Saat di konfirmasi awak media ini mengatakan" pelaksanaan sosialisasi tentang Permendagri No 20 Tahun 2018 Kami dari dinas belum ada persetujuan mengizinkan kades kades se Kota Sungai Penuh untuk melaksanakan. 

Memang dari pihak lembaga sudah mengajukan surat akan melaksanakan kegiatan ke dinas Pemdes, kami sudah sampaikan ke walikota, namun kegiatan ini dari walikota mendisposisikan ke kami untuk mempelajari kembali.

Dalam arti kata disposisi walikota bukan menyetujui. Kami dari dinas pemdes diminta memperlajari kembali, kami dari dinas tidak ada memberi persetujuan dan mengizinkan kegiatan ini. 

Untuk Kades yang tetap berangkat ke bandung melaksanakan kegiatan ini, kami sendiri tidak mengetahui apa mereka tetap berangkat atau tidaknya. Kalau memang ada yang berangkat kami tidak bertanggung jawab dalam pemeriksaan dari Inspektorat nanti. " Ujar Kadis Pemdes. Syahran. ( Die)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman