Breaking

Rabu, 09 Februari 2022

Berbuntut Panjang, Terkait Penganiayaan Oleh Oknum Istri Anggota Dewan Kerinci Dilimpahkan Ke JPU



Sungai Penuh—Kasus dugaan penganiayan seorang perempuan inisial RSW (28) Warga Lawang Agung, Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh yang diduga dilakukan oleh IDM (24) Istri oknum Anggota DPRD Kerinci, bakal berlanjut ke Meja Hijau.

Menurut informasi diperoleh media ini, Berkas kasus dugaan penganiayan yang dilakukan oleh IDM terjadap RSW telah memasuki tahap 1. Berkas dari Penyidik Polres Kerinci telah dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Sungai Penuh.

“Iya, berkasnya sudah saya tandatangi beberapa minggu lalu, tadi saya juga ke Polres Kerinci menanyakan ke penyidik sejuah mana perkembangannya, namun penyidik sudah melimpahkan berkas perkara ke JPU Kejaksaan Negeri Sungai Penuh,” kata RSW korban penganiayaan disebuah Butik Simpang Lima jalan Muradi Sungaipenuh pada Senin (18/10/2021) lalu.

Kapolres Kerinci AKBP Agung Wahyu Nugroho, melalui Kasat Reskrim Polres Kerinci IPTU Edi Mardi, dikonfirmasi membenarkan, berkas perkara kasus penganiayaan yang laporankan seorang perempuan atas nama RSW sudah dilimpah ke JPU oleh Penyidik PPA.

“Iya, sudah tahap penyidikan dan berkas perkara tahap satu sudah dilimpah ke JPU sekitar satu bulan lalu,” kata Kasat Reskrim ketika dikonfirmasi, Rabu (9/2/2022).

Atas perbuatannya, pelaku penganiayaan IDM dikenakan pasal 351 ayat (1) KUHP Tentang tindak pidana Penganiayaan. “Ancaman hukuman 2 tahun 8 Bulan,” katanya.

Aktivis Perempuan, Raudhatul Fitri meminta pihak Penyidik dan JPU agar kasus ini cepat diselesaikan dalam persidangan. Karena kasus ini adalah sosok perempuan dan harus jelas keadilan hukum.

“Kita minta kasus ini harus tuntas, siapapun yang bersalah dimata hukum, iya harus dihukum sesuai dengan peraturan per undang-undangan KUHP tindak pindana,” tegasnya.(rk/die)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman