Breaking

Kamis, 24 Februari 2022

Merasa Dicemar nama baiknya Pemborong dipolisikan.

Merasa Dicemar nama baiknya Pemborong dipolisikan.
Kerinci -Jambideadline. Mukhlis tempuh jalur hukum atas cuitan salah seorang istri pemborong rumah miliknya warga koto petai Kecamatan Tanah Cogok (Tancho) yang menuliskan cuitan di FB yang menuliskan kata-kata yang buat mukhlis naik pitam , karena merasa tercemar nama baik dirinya. Mukhlis kepada media ini mengatakan atas cuitan istri pemborong rumah miliknya melakukan postingan dimedia masa Fb. ia merasa sangat dirugikan dan telah mencemarkan nama baik kami Terkait soal upah tukang yang mengerjakan rumah kami. Ini tulisan cuitan istri pemborong rumah kami. "Bagi tukang yang ada di kerinci atau pun yang berada di luar kerinci supaya berhati -hati bila memborong membuat rumah jangan sampai tertipu seperti orang yg ada di dalam vidio ini borongan siap gaji tak di bayar oleh pasangan suami istri , suami nya yang berasal desa koto petai istiri nya yang berasal dari desa seleman istri nya penjual ayam potong di depan pasar sore seliman bagi pihah kami yg kena tipu kami mengucap kan semoga yg duduk di rumah yang kami diri kan tidak selamat dunia akhirat amiin amiin,"ini bunyi cuitan istri pemborong atas nama Nira Ezzati di akun media sosial Fb, Mukhlis membatah cuitan tersebut apa yang dituliskan oleh Nira Ezzati di FB tidaklah benar , sebenarnya," Saya sudah membayar gaji tukang ke pemborong sebesar 45 juta dari perjanjian upah tukang 60 juta sedangkan pekerjaan hari ini baru 80 persen sementara tukang saat tidak melakukan pekerjaan dirumah saya"jelasnya. Mukhlis menjelaskan masalah ini muncul , perjanjian awal dalam pembuatan / memborong rumah sampai siap 60 juta kemudian dalam perjalanan pemborong nagih menjadi 72 juta, lari dari perjanjian awal sebelum melakukan pekerjaan tersebut yang melebihi 12 jt , sehingga mukhlis merasa keberatan atas kebijakan yang diputuskan tampa sepengetahuan pemilik rumah jelasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman