Breaking

Selasa, 15 Februari 2022

Sidang Lanjutan Tipikor Dana Desa Air Teluh Kecamatan Kumun Debai Kota Sungai Penuh Digelar


SungaiPenuh- pada hari Selasa tanggal 15 Februari 2022 pukul 10.00 wib telah dilaksanakan Sidang Lanjutan Tindak Pidana Korupsi Dana Desa  Air Teluh Kecamatan Kumun Debai Kota Sungai Penuh yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Sungai Penuh di Pengadilan Negeri Jambi.

Sidang Lanjutan Tindak Pidana Korupsi yang dilakukan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Sungai Penuh di Pengadilan Negeri Jambi di agendakan dengan Pembacaan tuntutan terhadap 2 Orang Terdakwa yaitu:
1.Resi Vernandes Bin Mat Zen
2. Arbain Bin Sukarno

Jaksa Penuntut Umum ( JPU ) Kejaksaan Negeri Sungai Penuh yang hadir dan membaca tuntutan terhadap 2 ( dua ) terdakwa dalam kasus tindak pidana korupsi desa Air Teluh Kecamatan Kumun Debai Kota Sungai Penuh sebagai berikut:
1. Jasa Alex P.  Hutahuruk .SH. ( Kasi Pidsus Kejari Sungai Penuh )
2. Moehargung Alsonta.SH. ( Jaksa Fungsional Kejari Sungai Penuh )

Adapun tuntutan Yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Sungai Penuh  terhadap 2 ( dua ) orang terdakwa dalam Kasus Tindak Pidana Korupsi Dana Desa Air Teluh Kecamatan Kumun Debai Kota Sungai Penuh sebagai berikut :

A. Tuntutan Jaksa Penuntut Umum terhadap Terdakwa Resi Vernandes Bin Mat Zen.
1. Menyatakan Terdakwa Resi Vernandes Bin Mat Zen terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur di Pasal 2 ayat (1) Jo pasal 18 ayat (1) huruf b, ayat (2), ayat (3) Undang- undang republik Indonesia nomor 31 tahun 1999, sebagaimana telah diubah dengan undang- udang republik Indonesia nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo. pasal 55 ayat (1) ke-1, ke-2 KUHP Jo. Pasal 64 ayat (1) sebagaimana yang  didakwakan dalam dakwaan primair.
2. Menjatuhkan pidana terhadap Resi Vernandes Bin Mat Zen dengan pidana penjara selama 5 ( lima ) tahun, 6 ( enam ) bulan dengan dikurangi selama terdakwa menjalani masa tahanan dan denda sebesar Rp. 200.000.000,00 ( dua ratus juta rupiah ) subsidair 6 ( enam ) bulan kurungan. 
3. Menjatuhkan pidana tambahan kepada Resi Vernanden Bin Mat Zen bersama-sama dengan Arbain Bin Sukarno untuk membayar uang pengganti kepada negara sebesar Rp 259.623.157,43 (Dua ratus Limapuluh sembilan juta enam ratus dua puluh tiga ribu seratus lima puluh tujuh koma empat puluh tiga) jika terdakwa tidak membayar uang pengganti paling lama 1 ( satu ) bulan setelah putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut, apabila terdakwa tidak memiliki harta benda yang cukup untuk membayar uang pengganti maka diganti dengan pidana penjara selama 3 ( tiga ) tahun.

B. Tuntutan Jaksa Penuntut Umum terhadap Terdakwa Arbain bin Sukarno.
1.Menyatakan Terdakwa Arbain bin Sukarno terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur di Pasal 2 ayat (1) Jo pasal 18 ayat (1) huruf b, ayat (2), ayat (3) Undang- undang republik Indonesia nomor 31 tahun 1999, sebagaimana telah diubah dengan undang- udang republik Indonesia nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo. pasal 55 ayat (1) ke-1, ke-2 KUHP Jo. Pasal 64 ayat (1) sebagaimana yang  didakwakan dalam dakwaan primair.
2. Menjatuhkan pidana terhadap Arbain bin Sukarno dengan pidana penjara selama 5 ( lima ) tahun, 6 ( enam ) bulan dengan dikurangi selama terdakwa menjalani masa tahanan dan denda sebesar Rp. 200.000.000,00 ( dua ratus juta rupiah ) subsidair 6 ( enam ) bulan kurungan. 
3. Menjatuhkan pidana tambahan kepada Arbain bin Sukarno bersama-sama dengan Resi Vernandes Bin Mat Zen  untuk membayar uang pengganti kepada negara sebesar Rp 259.623.157,43 (Dua ratus Limapuluh sembilan juta enam ratus dua puluh tiga ribu seratus lima puluh tujuh koma empat puluh tiga) jika terdakwa tidak membayar uang pengganti paling lama 1 ( satu ) bulan setelah putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut, apabila terdakwa tidak memiliki harta benda yang cukup untuk membayar uang pengganti maka diganti dengan pidana penjara selama 3 ( tiga ) tahun.

Kemudian, terhadap tuntutan yang telah di bacakan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Terdakwa Akan melakukan pembelaan Melalui Penasehat Hukum yang akan diagendakan pada Hari Senin Tanggal 21 Februari 2022.(die)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman