Breaking

Kamis, 19 Mei 2022

Waka Kejati Provinsi Jambi Hadiri Peresmian Rumah Restorative Justice Di Kerinci

.Waka Kajati Provinsi Jambi, DR. Bambang Gunawan, SH, M.Hum. menghadiri acara Peresmian Rumah Restorative Justice ( RJ ) kab kerinci oleh Kejaksaan Negeri Sungai Penuh di Desa tambak tinggi Kecamatan Depati Tujuh,Kabupaten Kerinci , Kamis (19/05/2022).

Dalam acara peresmian Rumah Restorative Justice kabupaten kerinci yang di hadiri oleh:

Waka Kajati Provinsi Jambi, Dr. Bambang Gunawan, SH, M.Hum.

Bupati Kerinci yang di wakili sekda kerinci Zainal Efendi,Sp.M.si

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kerinci,yuldi Herman.

Kapolres Kerinci, Akbp Agung Wahyu Nugroho, SIK, MH

Kasdim Kodim 0417/Kerinci,Mayor Inf Kusnaedi.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Sungai Penuh,RISTOPO SUMEDI, S.H., M.H 

Asisten Tindak Pidana Umum

Kasi Pemeriksa Kajati Jambi.

Kabag TU Kajati Jambi.

Propam Pid Kajati Jambi.

Forkofimda Kabupaten Kerinci  
Camat Depati Tujuh.Nasrul,s.sos
kepala Desa Kecamatan Depati Tujuh.dan berserta Toko Adat Kecamatan Depati Tujuh.

Rangkaian kegiatan tersebut Sekda kabupaten Kerinci  memberikan sambutan “Rumah Restorative Justice ( RJ ) suatu rumah perundingan antara kedua belah pihak perkara yang dapat didamaikan secara mupakat dan perundingan dengan bentuk sederhana, dengan adanya sistem yang seperti ini masyarakat kabupaten kerinci  agar damai dan tentram dalam kehidupan bermasyarakat” ujar Zainal

Sekda kabupaten Kerinci ,Zainal Efendi,SP.M.Si,” menyatakan “Rumah Restorative Justice Masyarakat kurang yakin dengan keputusan adat dalam masyarakat padahal hukum yang diterapkan Adat sudah benar. Kalau masalah hukum kita bisa menyelesaikan dalam aturan Adat biarlah  lembaga adat yang menyelesaikan.

Pemerintah kabupaten Kerinci menerima Positif tentang adanya Rumah Restorative Justice ( RJ ) karena memiliki fungsi untuk kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Kerinci.

Waka Kajati Provinsi Jambi, Dr. Bambang Gunawan, SH, M.HAM, saat diwawancarai menjelaskan,”  bahwa Rumah Restorative Justice sebagai wadah penyelesaian hukum dengan mengutamakan perdamaian dan pemulihan pada keadaan semula.

keberadaan kampung restorative justice ini bisa memberikan keadilan bagi seluruh masyarakat Kerinci Ia mengungkapkan, penyelesaian perkara secara kekeluargaan dinilai penting demi memberikan keadilan, baik bagi pelaku maupun korban.

“Ini bukan berarti melindungi pelaku kejahatan, tapi untuk keadilan bersama. Lihat dulu kasusnya. Kalau memang harus dihukum, ya dihukum,” kata bambang.

Namun, lanjut Bambang, jika bisa diselesaikan secara mufakat bersama tokoh masyarakat dan pihak terkait, ia berharap kasus yang dihadapi masyarakat bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

“Ini merupakan suatu inovasi yang luar biasa dalam penanganan kasus dari kejaksaan yang mengutamakan nilai kekeluargaan,”ujarnya.

Dengan dibentuknya kampung restorative justice tersebut, budaya bangsa Indonesia yang mengedepankan kekeluargaan ini dijunjung tinggi dalam rangka penegakan hukum.

“Restorative justice merupakan upaya penyelesaian perkara di luar jalur hukum atau peradilan, dengan mengedepankan mediasi antara pelaku dengan korban,”jelasnya.

Perdamaian melalui pendekatan keadilan Restoratif merupakan perdamaian hakiki yang menjadi tujuan utama dalam hukum adat, sehingga sesuai dengan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia yang sangat mengutamakan kedamaian, harmoni dan keseimbangan.tutupnya.(die)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman