Breaking

Senin, 13 Juni 2022

Polemik Pembuangan Sampah Di RPT Sungai Ning Terjawab, Ini Penjelasanya.

Polemik Pembuangan Sampah Di RPT Sungai Ning Terjawab, Ini Penjelasanya.
Jambidealine - SUNGAI PENUH. Polemik permasalahan sampah yang menjadi beban pemerintah serta menjadi sorotan di kalangan masyarakat dan pemberitaan media, akhirnya terjawab telah menemui titik terang semua permasalahan sampah. Adapun permasalahan sampah dari hari kehari yang menjadi perbincangan sejak di penutupan TPA di Renah Kayu Embun ( RKE) hingga pemerintahan melakukan pembuangan di kilo meter 14 tanah milik pemerintah yang berujung mendapat kecaman dan penghadangan dari masyarakat desa belui kabupaten kerinci. Pembuangan sampahpun di alihkan ke Renah Pandan Tinggi desa sungai Ning kecamatan sungai Bungkal.
Plt Kadis LH Wahyu dalam perbincangan mengatakan" permasalahan tempat pembuangan sampah yang selama ini polemik di tengah masyarakat, Alhamdulillah sudah menemui solusi dan titik terang. Apa yang menjadi perbincangan selama ini semua sudah terjawab. Memang sejak di tutupnya TPA RKE timbul permasalahan, bahkan ada penyegelan tempat pembuangan sampah dari masyarakat, sehingga terjadi darurat sampah. Pemerintah kesulitan untuk pembuangan sampah. Dalam menangani permasalahan darurat sampah, berbagai upaya kami lakukan melalui rapat dengan unsur Forkopimda untuk mencari alternatif lokasi pembuangan sampah. Untuk alternatif yang sudah adalokasinya di Renah Pandan Tinggi( RPT) desa Sungai Ningkecamatan sungai Bungkal itu pun kami mempelajari lokasinya apa memenuhi syarat yang sesuai dengan permen PUPR no 3 tahun 2013. " Ujar Wahyu Selanjutnya Wahyu mengatakan " untuk lokasi RPT yang kami jadikan Tempat pembuangan Sampah juga nantinya akan kami jadikan Lokasi TPS3R untuk skala wilayah kecamatan, sudah ada persetujuan dan kesepakatan dari tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat . Persetujuan dan kesepakatan dengan pemerintahan desa dan tokoh masyarakat serta tokoh adat ini sebelumnya kami melakukan sosialisasi di kantor kepala desa juga di rumah kepala desa serta di masjid Al Ijtihad Desa sungai Ning. Dari hasil sosialisasi tersebut masyarakat desa sungai Ning menyetujui RPT untuk tempat pembuangan sampah dan di jadikan TPS3R. Dengan catatan tidak menggangu sumber Air PAM desa mereka Kalau terganggu Sumber Air PAM mereka kami dari pemerintahan segera memindahkan ke titik sumber Air Lain. Dalam hal ini melibatkan PUPR dan PDAM. Kami dari dinas Lingkungan Hidup dan dinas kesehatan akan melakukan pemantauan. Dinas PUPR akan membangun Tanggul DAM di area RPT. " Tutup Plt kadis LH Wahyu Camat sungai Bungkal Victory saat di temui di ruang kerja menjelaskan " Setelah melakukan beberapa mediasi dan sosialisasi di tengah masyarakat sungai Ning, permasalahan sampah sudah ada titik terangnya Masyarakat pun memahami apa yang kami jelaskan tentang program pemerintah dalam penanganan sampah demi kesejahteraan masyarakat Kota sungai penuh. Untuk pembuangan sampah sementara di RPT desa Sungai ning Alhamdulillah tidak ada komplein dari masyarakat bahkan telah menyetujui, dimana RPT ini juga akan di jadikan TPS3R yang telah di setujui masyarakat.Ujar victory Lebih lanjut victory mengatakan " dari hasil kesepakatan pemerintahan dengan masyarakat menyetujui RPT untuk pembuangan sampah sementara dan akan di jadikan TPS3R telah kami tuangkan dalam berita acara. Dimana kesepakatan yang kami tuangkan dalam berita acara tersebut di tandatangani kepala desa sungai Ning beserta aparatur desa. BPD, juga tokoh masyarakat tokoh pemuda tokoh ulama di ketahui oleh camat sungai Bungkal, forkopincam dan instansi terkait. " Tutup Camat sungai Bungkal Victory sy.( Tnx..)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman